Persilakan Ambulans Lewat Polantas Gowa Malah Dikeroyok 3 Pengantar Jenazah, Begini Nasibnya

Seorang polisi lalu lintas di Gowa, Sulawesi Selatan, dipukuli tiga orang pengantar jenazah karena tak diizinkan lewat melawan arus.

Persilakan Ambulans Lewat Polantas Gowa Malah Dikeroyok 3 Pengantar Jenazah, Begini Nasibnya
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Ilustrasi jenazah. 

TRIBUNJAKARTA.COM, GOWA - Seorang polisi lalu lintas di Gowa, Sulawesi Selatan, dipukuli tiga orang pengantar jenazah karena tak diizinkan lewat melawan arus. 

Ketiganya sudah ditangkap. Mereka terancam hukuman berat dan ditahan di Mapolres Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (9/8/2019). 

Ini menjadi pelajaran bagi siapa saja untuk tidak main hakim sembarangan.

Ketiga pelaku MIR (23), NA (28), dan ED (36) mengeroyok polisi yang sedang bertugas di Jalan Usman Salengke.

Tepatnya di dekat Taman PKK sebelum jembatan kembar Gowa pada Kamis (8/8/2019) sore.

Ketiganya merupakan warga kota Makassar.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga sangat menyayangkan pengeroyokan terhadap petugas kepolisian.

"Apapun alasannya, aksi penyerangan yang dilakukan pelaku ini sangat tidak pantas," kata Shinto pada Jumat (9/8/2019) siang.

Ia menyebut, hal ini pun berdampak bagi kewibawaan kepolisian selaku penjaga ketertiban umum.

Ia melanjutkan, apa yang dilakukan personelnya tersebut merupakan salah satu bentuk diskresi kepolisian.

Halaman
1234
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved