BNN Sebut Ganja di Tanjung Priok Pengembangan Kasus Mesin Kompresor Kramat Jati

Penyelundupan ganja yang dilakukan BNN di Pelabuhan Tanjung Priok merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya.

BNN Sebut Ganja di Tanjung Priok Pengembangan Kasus Mesin Kompresor Kramat Jati
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan ganja yang dikirim menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (12/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Penyelundupan ganja yang dilakukan BNN di Pelabuhan Tanjung Priok merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, kasus yang dimaksud ialah terungkapnya penyelundupan ganja di dalam mesin kompresor di Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis (8/8/2019) lalu.

"Ini adalah kelanjutan operasi kita yang kita laksanakan pada hari Kamis yang lalu," kata Arman di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (12/8/2019).

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari saat menunjukkan barang bukti di lokasi penyelundupan ganja, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (12/8/2019).
Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari saat menunjukkan barang bukti di lokasi penyelundupan ganja, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (12/8/2019). (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Meski demikian, Arman belum membeberkan secara detail perihal keterkaitan kedua kasus ini.

"Nanti kami akan sampaikan. Ini belum seluruhnya kami urai, karena baru ditangkap," ucap Arman.

Adapun dalam kasus penyelundupan ganja ini, BNN mengamankan dua orang terduga pelaku.

Sementara itu, penyelundupan ini merupakan modus baru dengan memanfaatkan tiga alat transportasi.

Awalnya, pelaku memasukkan ganja ke dalam mobil minibus yang sudah dimodifikasi.

Mobil berpelat nomor B 7770 IE itu dimodifikasi pada bagian lantainya.

Halaman
123
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved