Bus Hibah Kemenhub untuk Kota Bekasi Akan Dikelola Pihak Swasta Pemkot Tak Lagi Keluarkan Anggaran

Adapun jumlah bus yang dihibahkan sebanyak 21 unit terdiri dari 20 unit rapid transit atau bus angkutan umum dan 1 bus sekolah.

Bus Hibah Kemenhub untuk Kota Bekasi Akan Dikelola Pihak Swasta Pemkot Tak Lagi Keluarkan Anggaran
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Bus Hibah dari Kemenhub untuk Pemkot Bekasi di parkiran halaman Kantor PDAM Tirta Patriot Jalan Raya Perjuangan Bekasi Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Puluhan bus hibah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang diberikan untuk Pemerintah Kota Bekasi selama kurang lebih tujuh bulan belum juga dioperasikan.

Kondisinya saat ini dibiarkan hingga berdebu seperti nampak tidak terurus.

Adapun jumlah bus yang dihibahkan sebanyak 21 unit terdiri dari 20 unit rapid transit atau bus angkutan umum dan 1 bus sekolah.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, bus hibah itu memang sejauh ini masih dalam proses pengurusan administrasi oleh Perusahaan Daerah Mintra Patriot (PDMP) selaku operator angkutan masal milik pemerintah Trans Patriot.

"Karena memang ini masih dalam proses surat (kendaraan), platnya masih kosong baik plat merah (untuk bus sekolah) ataupun plat kuning," kata Tri saat dijumpai di Kantor Pemkot Bekasi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (12/8/2019).

7 Fakta Bus Hibah Kemenhub untuk Pemkot Bekasi Berdebu Seperti Mangkrak Hingga Reaksi PDMP

Dia menjelaskan, PDMP selaku operator Trans Patriot juga tengah berupaya menggandeng pihak swasta dalam pengelolaan 20 bus rapid transit (BRT) hibah dari Kemenhub tersebut.

"Saya lihat PDMP selaku BUMDnya (Badan Usaha Milik Daerah) sudah mulai pendekatan dengan salah satu pihak swasta dalam rangka pengelolaannya. Sehingga nanti kita tidak mengelola bus itu menggunakan APBD ya jadi nanti menggunakan dana pihak ketiga," kata Tri.

Trans Patriot beroperasi dengan melayani trayek Terminal Bekasi tujuan Harapan Indah dan Harapan Indah tujuan Terminal Bekasi. Terdapat sembilan bus yang sudah beroperasi sejak 26 November 2018 lalu.

Terdapat dua rute dengan 32 halte atau titik pemberhentian yang dilintasi.

Rute pertama Terminal Bekasi tujuan Harapan berjarak 14,7 km, sedangkan Harapan Indah menuju Terminal Bekasi berjarak 9,6 km.

Pemkot Bekasi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar pada APBD 2019 untuk Trans Patriot.

Anggaran itu merupakan subsidi biaya operasional moda angkutan massal dengan tarif Rp 4.000 per penumpang.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved