Ketua RW 12 Kebon Melati Berharap Ada Hidran Mandiri, di Kawasan Pasar Kambing Jakarta Pusat

Saat ini, lanjutnya, hidran mandiri hanya tersedia di wilayah RW 14 kelurahan Kebon Melati Jakarta Pusat.

Ketua RW 12 Kebon Melati Berharap Ada Hidran Mandiri, di Kawasan Pasar Kambing Jakarta Pusat
Warta Kota/Adhy Kelana
Pompa hidran pemadam kebakaran di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan berubah fungsi menjadi sumber air yang digunakan untuk kamar mandi umum, Jumat (5/7/2013). Hal ini sangat merugikan warga jika terjadi kebakaran karena fungsi hidran tidak digunakan sebagaimana mestinya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Ketua RW 12 kelurahan Kebon Melati, Agus Iskandar, mengharapkan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta membuat hidran mandiri di kawasan Pasar Kambing, Jalan Sabeni Raya, Jakarta Pusat.

Permintaan Agus Iskandar ini disebabkan oleh insiden kebakaran di kawasan Pasar Kambing pada Sabtu (10/8/2019) malam, yang mengakibatkan dua orang terbakar dan meninggal dunia.

"Karena wilayah kami padat penduduk, kami harap pemerintah menyediakan hidran mandiri. Nanti lokasinya kami siapkan supaya hidran mandiri itu bisa disalurkan ke tiap RT," kata Agus, di kawasan Pasar Kambing, Jalan Sabeni Raya, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019).

Saat ini, lanjutnya, hidran mandiri hanya tersedia di wilayah RW 14 kelurahan Kebon Melati Jakarta Pusat.

"Itu jaraknya cukup jauh dengan RW 12. Kami jadi susah meminta hidran mandiri dari sana saat kebakaran," tutur Agus.

Pemda DKI Jakarta Data 7 Korban Kebakaran di Kawasan Pasar Kambing Jakarta Pusat

Karenanya, Agus menyarankan Dinas Gulkarmat DKI Jakarta membangun hidran mandiri di wilayah RW 12 kelurahan Kebon Melati Jakarta Pusat, agar jaraknya lebih dekat dengan pemukiman padat penduduk di wilayah RW 12.

"Nanti kami bikin di RW 12, dan kami dari warga sini bakal siapkan penampungan air itu ukuran lima kali enam (5x6) dengan kedalaman lima meter," jelas Agus.

"Kemudian juga ada pompa air dari tanah. Dan nanti akan dialirkan ke wilayah-wilayah RT lain," lanjut Agus

Agus menilai, dengan adanya hidran mandiri di RW 12, insiden kebakaran yang menewaskan dua orang di kawasan Pasar Kambing tak akan terulang.

"Kalau adanya hidran mandiri, insyallah bisa diantisipasi dan tidak besar lah apinya. Dan insyaallah tidak ada yang meninggal dunia," tutup Agus.

Sementara, Kasudin Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat, Hardisiswan, menyebut bakal berkoordinasi dengan pihak Dinas Gulkarmat DKI Jakarta agar dibangun hidran mandiri di wilayah RW 12 kelurahan Kebon Melati.

"Iya, nanti saya akan minta Dinas Gulkarmat membahas hal itu ya," ucap Hardisiswan, saat dihubungi TribunJakarta.com, di tempat terpisah.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved