KPAI: Senior yang Melatih Calon Paskibraka Itu 'Berlebihan dan Latah'

Jasra menceritakan, AQ diminta melakukan push up kepal yang tidak boleh dilakukan oleh perempuan, memakan jeruk dengan kulitnya,

KPAI: Senior yang Melatih Calon Paskibraka Itu 'Berlebihan dan Latah'
TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra, saat diwawancarai Wartawan, di kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Komisioner c (KPAI), Jasra Putra, menilai senior yang melatih almarhum AQ (16) sangat berlebihan dan latah.

Informasi tersebut, kata dia, didapat dari orang tua AQ pada beberapa hari lalu, di kediaman AQ, kawasan Cipondoh, Tangerang.

"Selama pelatihan yang diikuti almarhumah, banyak informasi yang diperoleh almarhumah bahwa senior yang melakukan latihan kepada AQ (berlebihan dan latah)," jelas Jasra Putra, pada acara konferensi pers di kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019).

Jasra menceritakan, AQ diminta melakukan push up kepal yang tidak boleh dilakukan oleh perempuan, memakan jeruk dengan kulitnya, dan lari setiap hari sambil menggendong ransel yang diisi pasir tiga kilogram.

"Ditambah tiga liter air minuman, memberikan tugas mencatat ulang 22 hari selama latihan, serta melakukan review informasi dalam buku diary merah-putih yang dirobek oleh senior, juga tindakan menampar," imbuh Jasra.

Bahkan selain latihan fisik, senior AQ ini sering meminta AQ dan kawan-kawannya berenang.

Namun, kata Jasra, keluarga AQ tak akan menuntut secara hukum terkait kematian anaknya.

"Keluarga mengikhlaskan kepergian AQ," ucap Jasra.

Kendati demikian, kalau pihak berwajib meminta keterangan, maka keluarga AQ siap memberikan informasi.

"Selanjutnya, keluarga juga meminta Pemda Tangerang Selatan dalam hal ini wali kota dan jajarannya harus melakukan evaluasi total agar tidak terjadilah AQ lainnya menjadi korban," tutur Jasra.

Pamer Kebersamaan Bareng Bambang Trihatmodjo di Idul Adha, Sandal Mayangsari Tuai Perhatian

KPAI Minta Wali Kota Tangerang Selatan Tanggung Jawab Soal Kasus Tewasnya Calon Paskibraka AQ

Kebanyakan Makan Daging Kambing dan Sapi Saat Idul Adha: Ini 8 Buah yang Bisa Turunkan Kolestrol

Sejauh ini, kata Jasra, tim penyidik Jatranas Polda Metro Jaya dan Polres PPA Tangerang Selatan menggali informasi kepada keluarga dan menyerahkan beberapa barang bukti yang dimiliki AQ.

"Di antaranya handphone, tas ransel selama latihan, dan buku diary yang dimiliki AQ," pungkas Jasra.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved