Mabes Polri Tegaskan Perwira Polisi yang Diberhentikan Tak Hormat Bukan karena Jadi Tukang Ojek

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan yang bersangkutan dipecat karena melalaikan tugasnya sebagai anggota polisi.

Mabes Polri Tegaskan Perwira Polisi yang Diberhentikan Tak Hormat Bukan karena Jadi Tukang Ojek
Kompas.com/Kiki Andi Pati
Polisi di Kendari dipecat setelah bolos kerja selama 62 hari berturut-turut 

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Mabes Polri angkat suara perihal pemecatan salah satu anggotanya yang bertugas di Satuan I Sabhara Polres Kendari, Sulawesi Tenggara yakni Iptu Triadi.

Diketahui Iptu Triadi menerima Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipecat, lantaran membolos kerja selama 62 hari dan justru menjadi tukang ojek.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan yang bersangkutan dipecat karena melalaikan tugasnya sebagai anggota polisi.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (Vincentius Jyestha/Tribunnews.com)

Ia membantah apabila pihaknya dikatakan memecat Iptu Triadi lantaran menjadi tukang ojek.

Demi Jadi Tukang Ojek, Perwira Polisi Diberhentikan Tak Hormat karena Absen 62 Hari Kerja

"Dia melalaikan tugasnya, bukan karena ngojeknya. Jangan mem-framing ngojeknya, karena disersinya itu yang sudah sekian tahun," ujar Dedi, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019).

Dedi menyebut kejahatan utama yang dilakukan Iptu Triadi adalah melalaikan tugasnya sebagai anggota Korps Bhayangkara untuk kebutuhannya sendiri.

Padahal, kata dia, sebagai polisi yang bersangkutan memiliki kewajiban utama melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

"Lalai selama sekian tahun lho, hanya untuk kebutuhannya sendiri. Nggak boleh. Yang utama memberikan perlindungan, pelayanan, penganyonan terhadap masyarakat. Tugas pokoknya polisi itu," ucapnya.

Pinjam Rp 50 Juta ke Koperasi DP Mobil, Oknum Polres Jakut Tak Dinas Demi Jadi Sopir Taksi Online

Lebih lanjut, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu mempersilahkan setiap anggota Polri apabila ingin menambah penghasilan lewat kerja sampingan.

Namun demikian, kerja sampingan itu tidak boleh membuat para anggota meninggalkan atau melupakan kewajiban utama serta tugas pokoknya selaku polisi.

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved