Kebijakan Ganjil Genap

Pelanggar Aturan Ganjil Genap Siap-siap Didenda Rp 500 Ribu

"Sebagaimana UU No 22 Tahun 2009, pelanggar dikenakan denda Rp 500 ribu," kata Priyanto saat ditemui di kawasan Fatmawati

Pelanggar Aturan Ganjil Genap Siap-siap Didenda Rp 500 Ribu
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Petugas Dishub DKI melakukan sosialisasi perluasan ganjil genap di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Kabid Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub DKI Jakarta Priyanto mengatakan, pengemudi yang melanggar aturan ganjil genap bakal dikenakan denda sebesar Rp 500 ribu.

"Sebagaimana UU No 22 Tahun 2009, pelanggar dikenakan denda Rp 500 ribu," kata Priyanto saat ditemui di kawasan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019).

Namun, lanjut dia, denda tersebut baru diberlakukan per tanggal 9 September 2019 dan seterusnya.

Sebab, saat ini perluasan ganjil genap di sejumlah ruas jalan di Jakarta masih dalam tahap uji coba atau sosialisasi.

"Kita sudah komunikasi dengan pihak Kepolisian. Mulai tanggal 9 September nanti, pelanggara aman dikenakan denda," ujar dia.

Pada hari pertama sosialisasi ini, Dishub DKI membagikan selebaran yang berisi informasi perluasan ganjil genap.

VIDEO Detik-detik Sapi Kurban Idul Adha Tendang Sang Jagal: 5 Gigi Rontok, Dagu dan Rahang Memar

Perluasan Ganjil Genap Dinilai Dapat Kurangi Kepadatan Kendaraan

46 Lokasi Pemotongan Hewan Kurban di Jakarta Utara Disisir Petugas

Selain itu, para petugas Dishub DKI juga telah memasang sejumlah rambu lalu lintas.

"Kami berikan rambu-rambu larangan khusus di jam-jam yang telah ditentukan," jelas Priyanto.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved