Pemda DKI Jakarta Data 7 Korban Kebakaran di Kawasan Pasar Kambing Jakarta Pusat

Hal tersebut bertujuan mendata para korban kebakaran agar Pemda DKI Jakarta dapat memberi bantuan dengan tepat dan tidak salah salah sasaran

Pemda DKI Jakarta Data 7 Korban Kebakaran di Kawasan Pasar Kambing Jakarta Pusat
TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Kondisi Rumah Toko (Ruko) yang terbakar di kawasan Pasar Kambing, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Ketua RW 12 kelurahan Kebon Melati, Agus Iskandar, mengatakan tujuh Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran di kawasan Pasar Kambing Jakarta Pusat tengah melalui proses pendataan dengan Pemerintah daerah (Pemda) DKI Jakarta Pusat.

Kata Agus, hal tersebut bertujuan mendata para korban kebakaran agar Pemda DKI Jakarta dapat memberi bantuan dengan tepat dan tidak salah sasaran.

"Ada tujuh KK yang jadi korban, sedang diproses pendataan biar dapat bala bantuan dari Pemda DKI," kata Agus, di kawasan Pasar Kambing, Jalan Sabeni Raya, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019).

Pendataan tersebut, lanjutnya, tujuh KK ini diminta untuk memberikan kartu BPJS, KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat-surat lainnya guna syarat administrasi dari Pemda DKI.

"Iya, tujuh KK ini sudah menyerahkan syarat-syarat administrasi tersebut. Saat ini, Pemda DKI sedang mendatanya," jelas Agus.

Agus berharap, agar Pemda DKI dapat memberi bantuan yang layak kepada tujuh KK korban kebakaran di kawasan Pasar Kambing tersebut.

"Semoga Pemda dapat memberi bantuan ke warga korban kebakaran ini dengan selayaknya," tutup Agus.

Hal selaras disampaikan oleh Nur Hayati yang menjadi korban kebakaran.

Kata Nur Hayati, dirinya sudah memberikan berkas-berkas syarat administrasi dari Pemda DKI agar mendapat bantuan.

"Berkas-berkasnya sudah saya berikan kepada pihak Pemda DKI melalui Pak Agus. Lengkap, kok," ujar Nur Hayati, di tempat dan waktu yang sama.

Dia berharap, agar Pemda DKI dapat memberi bantuan berupa uang, makan, dan sebagainya.

Diduga Akibat Kebocoran Gas, Musibah Kebakaran di Makasar Satu Orang Alami Luka Bakar Ringan

Seorang Jagal di Cimahi Meninggal Dunia Tersungkur di Leher Sapi Kurban yang Akan Dipotong

Viral Pemuda Diduga Buang Air Kecil ke Bendera Merah Putih, Ini Kronologi dan Fakta yang Sebenarnya

"Semoga saja dapat memberi bantuan berupa uang, pakaian, makanan, dan kebutuhan lainnya yang kiranya berguna untuk korban kebakaran," pungkas Nur Hayati.

Diketahui, Nur Hayati adalah satu di antara tujuh KK yang Rumah Toko (Ruko) miliknya terbakar habis dilalap api.

Nur Hayati belum ingin membeberkan total kerugian akibat insiden kebakaran pada Sabtu (11/8/2019) malam.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved