Terkait Dugaan Pungli Camat Matramam, Wali Kota Jakarta Timur: Kita Masih Lakukan Pemeriksaan

Anwar mengatakan sudah melakukan pemanggilan ke jajaran yang terlibat seperti Camat Matraman, Kasatpel KPKP Kecamatan Matraman dan Kasatpol PP

Terkait Dugaan Pungli Camat Matramam, Wali Kota Jakarta Timur: Kita Masih Lakukan Pemeriksaan
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar saat menghadiri Pekan ASI Sedunia di Puskesmas Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Senin (12/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Wali Kota Jakarta Timur M Anwar akui masih terus melakukan proses pemeriksaan terkait kasus dugaan pungli yang dilakukan oleh Camat Matraman Bambang Eko.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta merekomendasikan pencopotan jabatan Camat Matraman, karena diduga melanggar PP No 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan UU No 5 tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah mengeluarkan imbauan untuk pedagang hewan kurban.

Kemudian Pemkot Jakarta Timur langsung membuat tim investigasi untuk mengevaluasi kinerja Camat Matraman yang diketuai oleh Sekretaris Kota Jakarta Timur Usmayadi.

"Hari ini kan tim masih proses pembuatan laporan. Kita masih lakukan pemeriksaan. Kita tidak bisa paksakan harus copot seperti itu. Jadi sesuai PP 53 Tahun 2010 dilakukan pemeriksaan BAP. Tentunya di BAP ini ada tim diketuai oleh Plt Sekko. Kemudian ada Pak Wakil Walikota karena Pak Sekko sedang ibadah haji. Di bawahnya ada inspektorat, asisten, ada BKD," jelasnya saay menghadiri Pekan ASI Sedunia Tahun 2019 di Puskesmas Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Senin (12/8/2019).

Anwar menjelaskan dirinya yang tak terlibat langsung dalam proses pemeriksaan untuk menghindari stigma yang mengatakan membela anak buahnya atau hal lainnya.

Sejauh ini Anwar mengatakan sudah melakukan pemanggilan ke jajaran yang terlibat seperti Camat Matraman, Kasatpel KPKP Kecamatan Matraman dan Kasatpol PP Kecamatan Matraman.

Polisi Sebut Kasus Kecelakaan yang Tewaskan Brigadir Sahri Bisa Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Sudin Kesehatan Jakut Cek Olahan Daging Kurban di Hotel Aston Untuk Pastikan Makanan Berkualitas

"Sudah kita lakukan pemeriksaan ke mereka. Hanya saja belum melakukan pemeriksaan ke Adin. Sebab saat melakukan pemanggilan Adin tidak datang. Sehingga sampai saat ini kita belum meminta keterangan dari Adin langsung," sambungnya.

Tercatat pada Selasa (6/8/2019) lalu, Adin dipanggil ke Ruang Kerja Wakil Wali Kota Jakarta Timur dengan agenda meminta keterangan terkait surat pengaduan.

Rencananya, Anwar akan melakukan pemanggilan kembali Adin dengan segera untuk meminta keterangannya guna mempercepat proses investigasi.

Sementara itu Kasatpel KPKP Kecamatan Matraman Jojor membenarkan dirinya sudah menjalani proses investigasi pada Jumat (9/8/2019).

"Saya sudah menghadap wakil walikota di ruang kerjanya. Saya menjawab pertanyaan yang diberikan sesuai dengan kenyataan. Saya bilang sudah mengenal Adin lama. Saya bertemu sekedar menanyakan usaha bisnis apa yang sedang dijalaninnya," katanya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved