Dua Trayek Baru Transpatriot akan Dioperasikan oleh Pihak Ketiga
Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP), menggandeng pihak ketiga untuk mengoperasikan dua trayek baru angkutan umum Transpatriot
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP), menggandeng pihak ketiga untuk mengoperasikan dua trayek baru angkutan umum Transpatriot milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.
Direktur Utama PDMP Tubagus Hendra mengatakan, pihaknya selaku badan usaha yang dimandatkan mengelola Transpatriot dalam waktu dekat akan melayani dua trayek baru yakni, Wisma Asri - Sumber Arta dan Summarecon - Vida Bantar Gebang.
Sebanyak 20 bus yang disiapkan untuk melayani kedua trayek baru tersebut. Bus itu merupakan hibah yang diberikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk Kota Bekasi.
Operator yang akan menjalankan 20 armada bus adalah PT. Priatman Sarana Abadi (PSA), perusahaan itu kata Hendra, cukup pengalaman dan berani membuat trobosan dengan menggandeng PT. Teknologi Rancang Olah Nusantara (TRON) sebagai penyedia aplikasi untuk tiket layanan penumpang.
"Kita beberapa kali cari partner rata-rata enggak sanggup, bahkan Damri pun enggak sanggup karena investasi kedepan ini lumayan cukup besar," kata Hendra.
PT. PSA sendiri lanjut Hendra bukan pemain baru dalam hal bisnis transportasi, di beberapa daerah perusahaan tersebut sudah banyak mengembangkan bisnisnya.
"Untuk didaerah PSA sudah berpengalaman, tapi untuk kerja sama dengan BUMD baru disini aja," ujar dia.
• Petugas Dishub Sosialisasi Perluasan Ganjil Genap di Gandaria City
• Ancol Targetkan 160 Ribu Pengunjung di Momen HUT ke-74 RI
Selaku operator, PT. PSA memiliki tanggung jawab mengoperasikan 20 armada bus Transpatriot. Segala biaya operasional baik Sumber Daya Manusia (SDM) seperti supir akan disiapkan perusahaan tersebut.
"Semua kelengkapan surat-surat kendaraan dari mereka, pul dari mereka, lalu SDM dari mereka semua, investasi mereka per tahun sekitar Rp 5 miliaran lah kira-kira," jelas dia.
Adapun untuk rencana bisnis, PT. PSA juga secara mandiri akan berupaya mendapatkan pemasukan dengan memanfaatkan potensi yang ada. Misal, iklan memanfaatkan ruang-ruang di badan bus akan menjadi salah satunya.
"Nanti PSA akan berkolaborasi dengan TRON sebagai penyedia tiket dan sistem pembayaran, semua potensi income yang ada akan menjadi nilai yang diharapkan dapat menciptakan suatu keuntungan," jelas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/sejumlah-penumpang-transpatriot-s.jpg)