Ini Saran dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Amati Hujan Meteor Hiasi Langit Indonesia

Hujan meteor Perseid merupakan pecahan dari komet Swift-Tuttle yang masuk ke atmosfer bumi sehingga menciptakan efek hujan meteor.

Ini Saran dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Amati Hujan Meteor Hiasi Langit Indonesia
SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR
Suasana malam saat sejumlah penghobi astronomi menunggu hujan meteor geminids di Joel Bongalow Restoran, Kuala Cut, Lampuuk, Banda Aceh, Kamis (14/12/2017) pukul 03.00 dini hari. Suasana fenomenal alam yang terjadi sejak pukul 02.00 hingga 04.00 dini hari di Aceh ini tidak terlihat jelas. 

Jangan lewatkan. Hujan Meteor Perseid akan menghiasi langit Indonesia pada malam nanti.

TRIBUNJAKARTA.COM - Hujan meteor perseid akan menghiasi langit Indonesia pada Selasa (13/8/2019) kemarin malam.

Bahkan malam nanti merupakan puncak hujan meteor Perseid.

Hujan meteor perseid terjadi mulai Senin (12/8) pukul 22.00 WIB hingga Rabu (14/8) memasuki Subuh.

Hujan meteor perseid merupakan pecahan dari komet Swift-Tuttle yang masuk ke atmosfer bumi sehingga menciptakan efek hujan meteor.

BNPB Prediksi Puncak Musim Hujan hingga 2.500 Bencana Hidrometeorologi Pada 2019

Demikian dijelaskan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) lewat akun Instagram-nya, @lapan_ri.

Arah hujan meteor, lanjut akun LAPAN, bisa dilihat pada konstelasi Perseus.

Atas dasar inilah diberi nama hujan meteor perseid.

Hujan meteor Perseid menarik untuk diamati sebab bisa terlihat 50 - 75 meteor yang melintasi di langit.

Dari semua wilayah Indonesia, hujan meteor perseid bisa dilihat bahkan dengan mata telanjang alias tidak perlu teleskop.

BNPB Prediksi 95 Persen Bencana Hidrometeorologi Terjadi Pada 2019

Namun untuk tahun ini, akan sedikit terganggu dalam mengamati hujan meteor perseid.

Halaman
1234
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved