Pengamat Politik Beberkan Karakteristik Pemilih di Tangerang Selatan

Bagi Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, hal itu menggambarkan kondisi pemilih di Tangsel.

Tayang:
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
YouTube/Metro Tv
Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Pernyatan Moch Ramlie, politikus Golkar yang mendapat suara terbanyak se-Tangerang Selatan (Tangsel) soal caranya menjaga konsituen, membuktikan sesuatu.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Moch Ramlie, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Tangsel, mengaku selalu mengingat konsituennya saat lebaran.

Terlebih, Ramlie juga menerima proposal dari pemilihnya untuk kegiatan tertentu. Hal itu membuat dirinya mendapatkan 8.742 suara pada Pileg 2019.

Caleg-caleg dengan perolehan suara besar lain hanya mendapat suara 7.000-an ke bawah.

Bagi Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, hal itu menggambarkan kondisi pemilih di Tangsel.

Pelajar yang Tawuran di Sawangan Masih Duduk di Bangku SMP

Adi menyebut pemilih di Tangsel masih senang dengan buah tangan dari para caleg.

"Pernyataan Ramlie menegaskan bahwa pemilih Tangsel suka dengan kandidat yang rajin memberi sumbangan nyata. Itu artinya caleg harus rajin memberikan buah tangan bagi pemilih. Dan itu berlaku di tempat lainnya," ujar Adi kepada TribunJakarta.com, Rabu (14/8/2019).

Adi juga menyebutkan, produk legislatif setelah si caleg menjabat bukanlah yang utama.

"Faktanya rakyat suka yang kongkret apa yang mereka dapat dari caleg, bukan hal yang substantif," jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved