HUT ke 71 Kemerdekaan RI

Terowongan Kendal Disulap sebagai Ruang Instalasi Sejarah Kereta Indonesia, Ini Alasannya

Terowongan Kendal sebagai melting point pengguna moda transportasi massal disulap sebagai ruang instalasi sejarah kereta Indonesia.

Terowongan Kendal Disulap sebagai Ruang Instalasi Sejarah Kereta Indonesia, Ini Alasannya
Tribunnews.com/Jeprima
Terowongan Jalan Kendal yang kini disulap menjadi jalur pedestrian yang cantik dan artistik, Selasa (26/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - PT MRT Jakarta bakal membuat instalasi sejarah kereta Indonesia di Terowongan Kendal, dekat Stasiun MRT Dukuh Atas.

Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin, menyebut Terowongan Kendal cocok sebagai medium instalasi tentang sejarah kereta Indonesia.

Ia beralasan Terowongan Kendal merupakan tempat yang mapan untuk menjadikan pusat aktivitas warga.

"Terowongan Kendal menjadi pusat integritasi MRT dengan rally serta kereta Commuterline indonesia," ucap Kamaluddin di kantor PT MRT Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2019).

Terowongan Kendal, menurut Kamaluddin, menjadi melting point dan ruang interaktif antarwarga ibu kota Jakarta pengguna moda transportasi massal.

"Di Terowongan Kendal, nanti kita bisa lakukan suatu yang bisa interaktif dengan masyarakat," ujar Kamaluddin.

Kini, kata Kamaluddin, instalasi kereta Indonesia sedang dalam proses pengerjaan.

"Sedang disiapkan di Terowongan Kendal itu ada instalasi sejarah kereta dari Indonesia," kata Kamaluddin.

Nantinya, masyarakat dapat melihat langsung instalasi sejarah kereta di Indonesia secara utuh pada HUT ke-74 Kemerdekaan Indonesia, Sabtu 17 Agustus 2019.

"Mulai kelihatan bentuk keretanya nanti tanggal 17 Agustus. Tapi nanti akan dibuka untuk umum tanggal 18 Agustus 2019, hari Minggu," ucap Kamaluddin.

Instalasi kereta Indonesia ini bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat atau pengunjung Terowongan Kendal ihwal sejarah kereta di Indonesia.

"Ini untuk menunjukkan kepada warga tentang sejarah kereta di Indonesia sampai menjadi MRT sekarang kereta paling modern," tutur Kamaluddin.

Kamaluddin melanjutkan, instalasi kereta Indonesia itu juga hendak menunjukkan kepada publik bahwa warga DKI Jakarta mulai merdeka dari kemacetan.

"Dan untuk mengajak publik agar pindah ke angkutan umum untuk sama-sama lebih banyak menggunakan angkutan umum di 74 tahun kemerdekaan Indonesia ini," tutup Kamaluddin.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved