Warga Grogol Petamburan Keluhkan Keberadaan Industri Rumahan di Wilayahnya

Adapun di wilayah ini memang banyak dijumpai area pergudangan maupun industri konveksi yang berhimpitan dengan permukiman warga.

Warga Grogol Petamburan Keluhkan Keberadaan Industri Rumahan di Wilayahnya
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Salah satu industri rumahan di Kelurahan Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - Warga Kelurahan Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat mengeluhkan keberadaan industri rumahan dan gudang di kawasan tersebut.

Adapun di wilayah ini memang banyak dijumpai area pergudangan maupun industri konveksi yang berhimpitan dengan permukiman warga.

Tak hanya itu, kendaraan berat juga kerap melintasi kawasan itu sehingga menimbulkan kemacetan.

Satu diantaranya terlihat di Jalan Karya Barat II. Kawasan yang seharusnya hanya untuk permukiman, namun faktanya malah banyak dibangun pergudangan dan industri rumahan di area ini. 

"Kalau mengacu tentang zonasi diatur bahwa wilayah sekitar Jalan Karya Barat II ini adalah wilayah hunian atau tempat tinggal dan sama sekali bukan untuk pergudangan," kata salah satu warga di Jalan Karya Barat II, Monang Sagala, Kamis (15/8/2019).

Monang mengatakan mayoritas warga sebenarnya sudah menyatakan penolakan terkait keberadaan pergudangan di kawasan ini.

Sebab, ia meyakini bila bangunan pergudangan itu menyalahi izin tentang zonasi.

Bahkan, ia pun telah mengadukan hal ini ke pemerintah setempat tapi tak pernah ada tindakan.

Keseruan Narapidana Dihibur Aksi Panggung Wali Band di Dalam Penjara

Status Tahanan Kivlan Zen Hambat Mediasi, Pengacara: Tergugat Menteri Bisa Mengatur

Perjuangan Anak Sopir Truk Jadi Anggota Paskibraka di Istana Negara: Tinggal di Rumah 4x6 meter

"Saya telah beberapa kali mengirimkan surat pengaduan dan permohonan penertiban kepada pemerintah terkait, namun sampai saat ini belum dilakukan penertiban, malah yang ada jadi semakin bertambah banyak," kata Monang.

Ia menuturkan, selain mengganggu ketertiban dan menyalahi aturan, warga cemas keberadaan area pergudangan dapat menjadikan kawasan tersebut rawan kebakaran.

"Sudah banyak kan contohnya kebakaran itu disebabkan dari home industri atau pergudangan yang berada di permukiman penduduk," katanya.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved