Breaking News:

Dianggap Picu Penjarahan Hutan Karena Tayangan Bajakah Viral, Begini Reaksi Aiman

Hutan Kalimantan tempat tanaman bajakah ini tumbuh ditakutkan akan dibabas habis seiring dengan semakin banyaknya pemburu bajakah untuk obat kanker.

YouTube/Kompas Tv
Akar Bajakah 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tayangan program Aiman di KompasTV yang mengupas keampuhan akar bajakah yang diteliti tiga siswa SMAN 2 Palangkaraya viral sampai memunculkan pro dan kontra.

Diantara yang kontra adalah kekhawatiran warga Dayak pada ancaman kelestarian alamnya.

Hutan Kalimantan tempat tanaman bajakah ini tumbuh ditakutkan akan dibabas habis seiring dengan semakin banyaknya pemburu bajakah untuk obat kanker setelah melihat tayangan Aiman di KompasTV.

Tayangan di program Aiman KompasTV berjudul Akar Bajakah, Penyembuh Kanker & Kearifan Lokal Tanah Dayak - yang mengangkat prestasi Siswa Juara Dunia Penyembuh Kanker yang tayang 12 Agustus lalu ada yang mengecam keras.

 

Adalah pemilik akun facebook Marx Mahin Ph.D. dalam postingannya yang dibagikan Island Of Dayak ini mengungkapkan kekhawatiran ini dalam tulisannya berjudul PENJARAHAN KARENA MEDSOS.

Berikut petikan aslinya
Jah...jah... Bajakah Kalalawit je netek-neweng ewen tenah.

Penghancuran telah dimulai. Selamat kepada AIMAN dan KOMPAS TV.

Ayo ibu bapak pesanlah Bajakah...kami siap menghancurkan hutan kami demi uang kalian.
Ayo anak-anak alay bangsa youtuber tirulah Si AIMAN masuk hutan potong bajakah dan minum. Bikin video dan virallllkennn...Itu kereeeeennn bangettttt....bagimu, tapi bukan untuk lingkungan hidup.

Dalam catatatan di akhir postingannya, Marx Mahin mengatakan dia tidak menyalahkan rakyat yang berusaha mencari penghasilan dengan mencari kayu bajakah karena banyaknya permintaan yang disinyalir semakin banyak setelah tayangan program Aiman.

Ia menganggap bahwa media lah dalam hal ini tayangan tentang keberhasilan tiga siswa SMAN2 Palangkaraya yang memicu perburuan bajakah semakin kalap.

Halaman
1234
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved