Jaga Makam Bung Hatta Puluhan Tahun, Syahrul Anggap Takdir & Curhat Pernah Ngeteh Bareng Jokowi

Syahrul Akmal membuka obrolan jalan hidupnya sebagai penjaga makam Bung Hatta bukan sebuah kebetulan. Ini ceritanya.

Jaga Makam Bung Hatta Puluhan Tahun, Syahrul Anggap Takdir & Curhat Pernah Ngeteh Bareng Jokowi
TRIBUNJAKARTA.COM/AFRIYANI GANIS
Syahrul (63) penjaga makam Bung Hatta pada Kamis (15/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - "Saya mengelola makam ini sebuah takdir."

Syahrul Akmal (63) membuka obrolan jalan hidupnya sebagai penjaga makam Bung Hatta.

Salah satu Bapak Proklamator Indonesia itu jenazahnya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, 1980.

Bung Hatta yang lebih dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia meninggal di usia 77 tahun.

Pria Bukittinggi, Sumatera Barat, kelahiran 12 Agustus 1902 memiliki nama Mohammad Athar tapi lebih dikenal dengan Bung Hatta.

Makam Bung Hatta di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Makam Bung Hatta dan istrinya, Siti Rahmiati Hatta di kompleks Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan. (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

Bung Hatta ditetapkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia pada tanggal 23 Oktober 1986 melalui Keppres nomor 081/TK/1986.

"Bung Hatta menginginkan saya, sebagai orang yang dikenal untuk menjaga makamnya," sambung Syahrul Akmal kepada TribunJakarta.com, Kamis (15/8/2019).

Memasuki area makam Bung Hatta, peziarah disambut gerbang dengan atap khas adat Rumah Gadang.

Pusara Bung Hatta berada di dalam sebuah bangunan bergaya limasan berundak tiga.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved