Normalisasi Ciliwung, Pemprov DKI Anggarkan Rp 160 Miliar Bebaskan 118 Bidang Tanah

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan dana Rp 160 miliar untuk membebaskan 118 bidang tanah yang ada di bantaran Sungai Ciliwung.

Normalisasi Ciliwung, Pemprov DKI Anggarkan Rp 160 Miliar Bebaskan 118 Bidang Tanah
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Kondisi terkini aliran Ciliwung di Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (23/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta menyiapkan dana Rp 160 miliar untuk membebaskan 118 bidang tanah yang ada di bantaran Sungai Ciliwung.

Pembebasan lahan ini dilakukan untuk proyek normalisasi sungai yang membelah kota Jakarta tersebut.

"Untuk Kali Ciliwung ada 118 bidang di tahun 2019 (yang akan dibebaskan). Total anggarannya sekira Rp 160 miliar," ucapnya, Kamis (15/8/2019).

Dana untuk pembebasan lahan ini sendiri diambil oleh Pemprov DKI Jakarta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Juaini pun berjanji, Pemprov DKI Jakarta akan membayar ganti rugi seluruh lahan yang terkena pembebasan asalkan memiliki bukti kepemilikan.

"Kebanyakan hanya punya girik, dulu kan suratnya girik. Jadi nanti ada pengesahan dari lurah dan camat, kemudian kami cek di BPN (Badan Pertanahan Nasional)," ujarnya.

"Kalau enggak ada sengketa ya langsung kami bayar," tambahnya.

Kapolda Metro Jaya Kaji Jumlah Personel Polres Bandara Soekarno-Hatta

Hujan Deras, Pemukiman Pasir Putih Sawangan Terendam Banjir Setinggi 1 Meter

Seperti diberitakan sebelumnya, tahun ini Pemprov DKI Jakarta berencana membebaskan 118 bidang tanah untuk proyek normalisasi Sungai Ciliwung.

Ratusan bidang tanah itu berada di empat kelurahan berbeda, yaitu Kelurahan Tanjung Barat, Pejaten Timur, Cililitan, dan Balekambang.

Setelah melakukan pembebasan lahan, proses normalisasi akan dilakukan oleh Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

"Kalau kami di SDA terkait teknis, mulai dari pembebasannya maupun saat pelaksanaan pembuatan turap-turapnya saja," kata Juaini.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved