Breaking News:

DBL DKI Jakarta 2019

Pelatih Ungkap Rahasia SMAK 1 Penabur Bisa Juarai DBL DKI Jakarta West Region 2019

Pelatih kepala tim Basket SMAK 1 Penabur Jakarta Ruspin Gultom senang bisa mengantarkan timnya menjuarai Honda DBL DKI Jakarta West Region 2019.

TribunJakarta.com/Wahyu Septiana
Pemain dan pelatih SMAK 1 Penabur berfoto bersama setelah menjuarai kategori putri Honda DBL DKI Jakarta West Region 2019 di GOR Grogol, Jakarta Barat, Jumat (16/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - Pelatih kepala tim Basket SMAK 1 Penabur Jakarta, Ruspin Gultom mengaku senang bisa mengantarkan timnya menjuarai Honda DBL DKI Jakarta West Region 2019.

Kriza, julukan SMAK 1 Penabur, berhasil mengalahkan SMA Dian Harapan di partai puncak dengan skor 38-57 di GOR Grogol, Jakarta Barat, pada Jumat (16/8/2019) sore.

Ruspin mengaku senang dengan kinerja yang ditunjukan semua para pemainnya di lapangan.

Pelatih berdarah batak itu menilai strategi mencuri banyak poin di awal pertandingan mampu diterapkan dengan baik oleh para pemainnya di lapangan.

"Anak sudah sesuai planing. Saya bilang di awal harus pressure kalau mau menangkan pertandingan. Karena ada aturan 6 menit tentunya saya harus ambil keuntungan poin leading agar bisa merotasi pemain," ucap Ruspin kepada TribunJakarta, Jumat (16/8/2019).

Pria yang juga menjabat sebagai pembina ekskul SMAK 1 Penabur itu menekankan kepada anak asuhnya agar bisa menunjukan kerja sama yang baik di lapangan.

"Saya bilang anak di lapangan harus mau berbagi satu sama lain, tidak ada bintang di tim ini tapi saya anggap semuanya bintang," papar Ruspin.

Persija Jakarta dapat Tambahan Satu Poin dari Kandang Madura United

Adhika Pratama Sebut Ussy Sulistiawaty Istri yang Membuatnya Sempurna, Raffi Ahmad: Mirip Gua Banget

Lebih lanjut, Ruspin menilai salah satu kunci keberhasilan menjuara Honda DBL DKI Jakarta West Region 2019 karena defense bagus di lapangan.

"Hari ini saya puas dengan penampilan mereka, karena defense nya mau ikutin apa yang saya katakan. Kalau misalnya kelewat harus switch. Jadi paling tidak gerakan lawan bisa minimalisir jadi terhambat," tutur pria kelahiran Jakarta tersebut.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved