Pemkot Jakarta Pusat Akan Beri Sanksi Kepada ASN, Jika Ketahuan Bawa Kendaraan Pribadi di Awal Bulan

Yang jelas, kata Irwandi, ASN wajib menggunakan transportasi umum setiap awal bulan kala menuju ke kantornya.

Pemkot Jakarta Pusat Akan Beri Sanksi Kepada ASN, Jika Ketahuan Bawa Kendaraan Pribadi di Awal Bulan
Tribunnews.com
Ilustrasi mobil dinas 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Pemerintah kota (Pemkot) Jakarta Pusat akan memberi sanksi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) jika ketahuan membawa kendaraan pribadi saat ke kantor, pada awal bulan.

Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, kepada Wartawan, pada Jumat (16/8/2019).

"Kami kan setiap awal bulan ya. Sekarang kami mulai memperketat, mereka yang ketahuan membawa kendaraan pribadi akan kami kenakan sanksi," tutur Irwandi.

Sayang, Irwandi tidak menyebut spesifik sanksi tersebut seperti apa.

Yang jelas, kata Irwandi, ASN wajib menggunakan transportasi umum setiap awal bulan kala menuju ke kantornya.

"Jadi, mereka harus menggunakan kendaraan umum. Biar jalanan longgar, tidak macet, dan lengang," ucap Irwandi.

Ke depannya, Pemkot Jakarta Pusat kemungkinan akan memberlakukan aturan ASN wajib menggunakan transportasi umum setiap dua minggu sekali.

"Kami lihat dulu nanti. Kalau dua minggu sekali, ya mungkin saja. Tapi kami pantau dulu alurnya ya," pungkas Irwandi.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved