Sepanjang Tahun 2019, Kompleks di Ciputat Ini Kemalingan 4 Kali Mulai TV Sampai Sepeda Motor

Ahmad Rizky Martua Lubis adalah korban termutakhir. Ia harus rela kehilangan sepeda motor pada Selasa (6/8/2019) lalu.

Sepanjang Tahun 2019, Kompleks di Ciputat Ini Kemalingan 4 Kali Mulai TV Sampai Sepeda Motor
ISTIMEWA
Foto CCTV saat terduga pelaku maling sepeda motor di Kompleks Villa Jombang Baru, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Kompleks Villa Jombang Baru, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami kemalingan sebanyak empat kali sepanjang 2019 yang baru delapan bulan ini.

Kemalingan itu macam-macam dari mulai alat elektronik seperti TV, DVD, laptop hingga sepeda motor.

Ahmad Rizky Martua Lubis adalah korban termutakhir. Ia harus rela kehilangan sepeda motor pada Selasa (6/8/2019) lalu.

Ditemui setelah mengurus lanjutan laporannya soal kehilangan motor itu di Mapolres Tangsel, Rizky menceritakan, saat itu sekitar pukul 14.00 WIB.

Polisi Masih Memburu Pak Ogah Pelaku Pelecehan Seksual di Tangerang Selatan

Ia baru pulang dari kegiatan dan sengaja memarkir motor di depan rumah, karena tidak lama akan digunakan kembali oleh saudaranya.

Namun tak sampai 10 menit motor itu sudah raib. Dari rekaman closed circuit television (CCTV) motor miliknya itu terlihat dibawa kabur seorang pria.

"Enggak sampai 10 menit lah bang itu sudah hilang. Di CCTV orangnya bawa santai saja kaya enggak ada salah gitu," ujar Rizky, Kamis (15/8/2019).

Tak hanya itu, Rizky juga menceritakan kejadian kemalingan lain di area kompleksnya.

Awal tahun, warteg di kompleks itu kemalingan televisi. Apesnya, beberapa bulan kemudian pas Idul Fitri, warteg itu kembali dimaling.

"Ya yang warteg peralatan elektroniknya, kaya TV sama DVD gitu lah," ujarnya.

Rizky juga menceritakan, kemalingan selanjutnya dialami pemilik rumah yang berlokasi dekat dengan pos satpam kompleks itu.

"Lucunya rumah di sebelah pos satpam, laptop, dan barang berharaga juga dimaling," ujarnya.

Ia berharap proses hukum yang diadukannya bisa berlanjut samapai pelaku ditangkap.

"Ya semoga pengamanan lebih diperketat lah. Jangan sampai ada kemalingan lagi di kompleks kita," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved