Tumpukan Karung Bebatuan Bikin Sungai Ciliwung Semakin Sempit

Sebab, tumpukan karung bebatuan tersebut bukan cuma di satu titik. Setidaknya terdapat tiga titik di mana warga menumpuk karung untuk memperluas lahan

Tumpukan Karung Bebatuan Bikin Sungai Ciliwung Semakin Sempit
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Tumpukan karung berisi bebatuan di bantaran Sungai Ciliwung yang melintasi wilayah Manggarai Selatan, Tebet, Jumat (16/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Kondisi Sungai Ciliwung yang melintasi wilayah Manggarai Selatan, Tebet, terlihat kian menyempit.

Hal itu disebabkan karena warga yang tinggal di bantaran kali berupaya untuk memperluas lahannya.

Dalam hal ini, mereka menggunakan bebatuan yang dimasukkan ke dalam karung.

Mereka kemudian menumpuk satu per satu karung berisi bebatuan tersebut ke pinggir sungai.

Pantauan TribunJakarta.com pada Jumat (16/8/2019), terdapat ratusan karung yang berada di bantaran Sungai Ciliwung.

Sebab, tumpukan karung bebatuan tersebut bukan cuma di satu titik. Setidaknya terdapat tiga titik di mana warga menumpuk karung untuk memperluas lahannya.

Bayi yang Ditemukan Bersama Jasad Ayahnya yang Membusuk Bertemu Ibunya, Ini Kata Polisi

Tunjukan Smartphone, Jokowi Sindir Studi Banding ke Luar Negeri hingga Minta Izin Pindahkan Ibu Kota

Berdiri di Lahan Milik Kodam Jaya, Sekolah Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman Cijantung Ditutup

Salah satu warga setempat, Tirta (46), mengatakan tumpukan karung itu sudah berada di pinggir sungai sejak tiga bulan lalu.

"Itu kan awalnya batu mau dibuang tapi nggak ada truk yang buat ngangkut. Akhirnya kita taruh di situ buat nahan banjir," katanya saat ditemui di lokasi.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved