Wacana Tandingan Wali Kota Bekasi Bentuk Provinsi Pakuan Bagasasi Bukan Bogor Raya

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengomentari wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya yang belakangan ramai diperbincangkan.

TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi 

"Meski sekedar obrolan tapi perlu juga diseriusin. Iya kan kita provinsi Jabar sudah terlalu luas ada 27 kota/kabupaten saya pikir terlalu besar. Kenapa tidak bagi dua saja minimal ada 10 lah kota/kabupaten (Jawa Barat) di sana 17," ungkapnya.

"Kalau diseriusin oke, kalau enggak ya kita lebih baik menata untuk Kabupaten Bogor yang lebih baik," sambungnya.

Sebelum diberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor saat ini sedang memantapkan rencana perluasan wilayahnya.

Beberapa wilayah yang diusulkan masuk ke dalam rencana perluasan wilayah Kota Bogor itu antara lain Ciawi, Tamansari, Sukaraja, Ciomas, dan Dramaga.

Daerah-daerah tersebut merupakan wilayah yang berbatasan langsung antara Kota Bogor dengan Kabupaten Bogor.

Namun di tengah rencana itu, muncul wacana baru soal pembentukan Provinsi Bogor Raya.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, opsi pembentukan Provinsi Bogor Raya itu sudah lama diwacanakan sejak tahun 2012.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyampaikan amanat dalam apel Operasi Lilin Lodaya 2016 di Lapangan Mako Brimob Kedung Halang, Kamis (22/12/2016).
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyampaikan amanat dalam apel Operasi Lilin Lodaya 2016 di Lapangan Mako Brimob Kedung Halang, Kamis (22/12/2016). (TribunJakarta.com/Mohamad Afkar Sarvika)

Bima menuturkan, wilayah-wilayah strategis yang bisa masuk ke dalam pembentukan Provinsi Bogor Raya itu adalah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Cianjur, dan Depok.

"Ini pun berdasarkan kajian kita dan masukan dari warga. Mungkin opsi lain bukan menambah wilayah baru, tapi dipersempit teritorinya jadi provinsi baru. Kalau temen-temen googling, ide ini sudah lama dari tahun 2012," ucap Bima, Senin.

Bima menjelaskan, pembentukan Provinsi Bogor Raya tersebut adalah satu dari tiga opsi pilihan lain yang disiapkan untuk memperluas wilayah Kota Bogor.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved