Breaking News:

Foto-foto Rani Operator Ekskavator Perempuan Pertama: Selalu Mencuci Alat Berat Usai Digunakan

Selama lima hari, Rani menempuh pendidikan untuk mendapatkan lisensi maupun sertifikat agar diakui sebagai operator alat berat.

TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Rani (39) perempuan pertama sebagai operator alat berat di Jakarta pada Jumat (16/8/2019). 

Bahkan, ia sempat menjerit ketakutan saat seorang operator menggerakkan mesin ekskavator terlalu cepat.

Selain itu, Rani tidak boleh lengah saat mengendalikan mesin operator, khususnya di area padat penduduk.

Sebab, kesalahan sedikit saja bisa berujunh fatal.

"Harus disuruh fokus, kalau operasikan mesin di permukiman padat, kesenggol dikit, rumah bisa roboh," tambahnya.

Kini, ia sudah bisa menguasai tujuh alat berat yang berbeda berdasarkan ukuran.

Mencuci Sendiri

Sudah kewajiban sebagai operator untuk memberikan perhatian lebih kepada mesin pengeruknya.

Ibarat mobil pribadi, alat berat itu pun harus diperhatikan oleh seorang operator.

Sebelum memulai kerja, Rani sudah memanaskan mesin ekskavator setiap pukul 07.30 WIB.

"Itu sudah sesuai SOP, harus dilakukan," ungkapnya.

Bahkan, setiap habis beroperasi, operator wajib membersihkan ekskavator hingga bersih.

Dalam satu kali mencuci, Rani membutuhkan waktu selama dua jam seorang diri.

Apabila ada kerusakan mesin, Rani akan melaporkan sendiri kepada tim mekanik.

Menjadi operator alat berat berasal dari keinginan Rani.

Menurut Rani, kaum perempuan yang memiliki tekad harus dipegang teguh agar bisa mencapai keinginannya.

"Perempuan itu jangan berpikir enggak bisa. Tapi harus bisa, dan mempunyai tekad," ujarnya.

Ia berharap juga ke depannya ada perempuan-perempuan lain yang mau kerja sebagai operator ekskavator.

"Semoga langkah saya ini bisa menjadi acuan perempuan lain," tandasnya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved