Obat Kedaluwarsa

Kasus Obat Kedaluwarsa, Sudinkes Jakut Akan Awasi Puskesmas Hingga Tingkat Kelurahan

Sudin Kesehatan Jakarta Utara akan memperketat pengawasan pada Puskesmas tingkat kelurahan usai adanya temuan obat kedaluwarsa

Kasus Obat Kedaluwarsa, Sudinkes Jakut Akan Awasi Puskesmas Hingga Tingkat Kelurahan
TRIBUNJAKARTA.COM/ GERALD LEONARDO AGUSTINO
Kasudin Kesehatan Jakarta Utara, Yudi Dimyati di Puskesmas Kelurahan Kamal Muara, Jumat (16/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Sudin Kesehatan Jakarta Utara akan memperketat pengawasan pada Puskesmas tingkat kelurahan usai adanya temuan obat kedaluwarsa yang diberikan Puskesmas Kelurahan Kamal Muara.

Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi, mencegah temuan serupa terjadi di Puskesmas lainnya.

"Ke depannya, yang biasanya kami hanya melakukan pengawasan itu puskesmas kecamatan, kami akan lakukan sampai ke tingkat kelurahan," ucap Kasudin Kesehatan Jakarta Utara, Yudi Dimyati, Jumat (16/8/2019).

Sebelumnya, Sudin Kesehatan Jakarta Utara hanya sebatas mengawasi Puskesmas tingkat kecamatan.

Ibu Hamil Terima Obat Kedaluwarsa dari Puskesmas Kamal Muara, Dinas Kesehatan Jakut Duga Terselip

Sementara terkait obat-obat kedaluwarsa, biasanya Puskesmas kecamatan akan mengumpulkan semuanya dari Puskesmas kelurahan.

"Kemudian Sudin Kesehatan akan melakukan pemusnahan obat-obat expired tersebut," kata Yudi.

Ke depannya, Sudin Kesehatan Jakarta Utara akan terjun langsung hingga ke Puskesmas tingkat kelurahan guna meningkatkan pengawasan.

"Nah ini kegiatan pemusnahan itu pada bulan 6 dan bulan 12. Dua kali setahun. Jadi untuk tingkat kelurahan memang di bawah koordinasi langsung oleh Puskesmas Kecamatan," ucap Yudi.

Sebelumnya, pada bulan ini, tiga strip obat kedaluwarsa diberikan Puskesmas Kelurahan Kamal Muara kepada seorang ibu hamil, Novi (21).

Obat itu berjenis vitamin B6 yang sudah kedaluwarsa sejak April 2019.

Puskemas Kamal Muara Bakal Gratiskan Biaya Persalinan Ibu yang Diberi Obat Kadaluwarsa

Pemberian obat kedaluwarsa dilakukan oleh seorang petugas layanan farmasi di Puskesmas tersebut.

Padahal, pada kemasan vitamin tersebut sudah terdapat coretan spidol biru yang menandakan obat tersebut sudah kedaluwarsa.

Entah disengaja atau tidak, petugas farmasi itu bahkan menulis jadwal konsumsi obat di bawah tanggal kedaluwarsa pada produk itu.

"Tandanya sudah ada, namun sepertinya petugasnya sedang tidak konsentrasi pada hari itu," ucap Kepala Puskesmas Kecamatan Penjaringan, Dr. Agus Ariyanto Haryoso.
 

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved