Pemindahan Ibukota ke Kalimantan Dinilai Rencana yang Sangat Strategis

Meski demikian, dirinya menyadari jika pemindahan ibu kota membutuhkan waktu yang lama. Dalam lima tahun, kata dia, paling dapatnya cuma kajian

Pemindahan Ibukota ke Kalimantan Dinilai Rencana yang Sangat Strategis
KOMPAS/SIGID KURNIAWAN
Presiden Joko Widodo memberi hormat sebelum menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA- Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat RI Tahun 2019 di Gedung MPR\DPR\DPD, Jakarta, Jumat (16/8/2019) telah meminta izin memindahkan ibukota.

Terkait itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Transforming Indonesia Movement (TIM) Balikpapan, Kevin Lemuel Kusuma mengapresiasi langkah kongkrit Jokowi. Menurut dia, pemindahan ibukota sudah ada sejak zaman Sukarno.

"Meskipun banyak terdapat perdepatan, menurut saya pemindahan Ibu Kota ke Balikpapan merupakan rencana yang amat sangat strategis," kata Kevin dalam keterangan, Sabtu (17/8/2019).

Karena, lanjutnya, dalam pembangunan secara ekonomi, hanya terdapat di dalam Pulau Jawa itu sendiri. Jika hal ini terjadi, maka daerah-daerah di luar Pulau Jawa sangat kurang dalam hal pembangunan ekonomi.

Sejauh ini, berdasarkan pengamatan dirinya, dari tahun ke tahun perekonomian RI sangat timpang. Hal tersebut dikarenakan Konsentrasi Ekonomi (Kue Pembangunan) di jawa sekitar 52 Persen bahkan seperlima PDP hanya terfocus di Jabodetabek saja.

Usai Upacara HUT ke-74 RI, 2 Petugas PPSU Ciganjur Langsung Diceburkan ke Air Comberan

Tarian Adat Warnai Upacara HUT ke-74 RI di Lombok Utara, Puluhan Murid Semangat dan Ceria

"Kalau seprti ini kan bagaimana dengan wilayah lain?" kata Kevin.

Meski demikian, dirinya menyadari jika pemindahan ibu kota membutuhkan waktu yang lama. Dalam lima tahun, kata dia, paling dapatnya cuma kajian dan konsensus politik.

"Jadi kayanya, lima tahun ini belum sampai kepada pembangunan fisik. Lima tahun ini capaian yang paling bagus kalau terjadi konsensus bahwa semua pihak di DPR itu menyepakati. Kemudian dibuat UU. Kita nggak mau kan pindah ibu kota tanpa punya basis legal yang kuat," kata dia.

"Dan kami semua elemen pemuda millenial Kalimantan. Khususnya Kalimantan Timur dan Balikpapan mendukung segera direalisasikan Pemindahan Ibu kota dari aspek hukum, Undang Undang, dan pembebasan lahan sampai pelaksanaan pembangunan di tahun 2020."

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved