Pihak TMII Jamin Replika Garuda Pancasila Terbesar di Dunia Tahan Panas dan Hujan

Rencananya replika Garuda Pancasila terbesar ini akan di pasang di Tugu Api Pancasila sampai Sabtu (31/8/2019).

Pihak TMII Jamin Replika Garuda Pancasila Terbesar di Dunia Tahan Panas dan Hujan
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Plh Direktur Penelitian, Pengembangan dan Budaya TMII, Sigit Gunardjo saat ditemui di Tugu Api Pancasila, TMII, Jakarta Timur, Sabtu (17/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMAN MINI - Pihak Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pastikan replika Garuda Pancasila setinggi 17 meter dari rangkaian kacang tanah seberat 1,5 ton tanah panas dan hujan.

Replika Garuda Pancasila ini berhasil memecahkan rekor dunia dengan menyandang replika terbesar, yang dibuat dari rangkaian kacang tanah dengan melibatkan 45 seniman Indonesia dalam waktu delapan hari.

Dipasang di area terbuka tepatnya Tugu Api Pancasila, Plh Direktur Penelitian, Pengembangan dan Budaya TMII, Sigit Gunardjo jamin replika ini tahan dari paparan sinar matahari dan tak akan rusak ketika hujan.

"Ketika musim hujan tidak masalah karena bahan rangkanya jelas bagus. Untuk bahan rangkanya dari multipack 12 mm. Kemudian dasar yang berupa kacang direkatkan dengan lem yang tahan panas dan tahan hujan," ujarnya saat ditemui, Sabtu (17/8/2019).

Menjadi salah satu pemusatan budaya yang ada di Jakarta Timur, Sigit sangat bangga dan mengapresiasi pada para penggagas serta seniman yang terlibat.

Replika Garuda Pancasila dari Kacang Tanah Setinggi 17 M, TMII Pecahkan Rekor Dunia

Spesial 17 Agustus, PT KAI Bagi-Bagi Tiket Gratis Lewat Berbagai Perlombaan di Stasiun Gambir

Rencananya replika Garuda Pancasila terbesar ini akan di pasang di Tugu Api Pancasila sampai Sabtu (31/8/2019).

"Saya berharap kita sama-sama menjaga apa yang sudah dibuat. Proses pembuatan yang singkat perlu diapresiasi. Oleh sebab itu saya mengimbau kita semua terutama pengunjung TMII untuk turut serta menjaga replika ini," tutupnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved