Staf Ahli Presiden Beri Apresiasi kepada Seniman Lokal Tangsel

Bentuk apresiasi Fahd yakni dengan membeli lukisan Presiden Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin yang sedang melihat ke arah bendera merah putih

Staf Ahli Presiden Beri Apresiasi kepada Seniman Lokal Tangsel
Istimewa
Fahd Pahdepie memberi penghargaan kepada seniman lokal Tangsel 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Tokoh muda Tangerang Selatan (Tangsel) yang juga merupakan Tenaga Ahli Madya termuda di Kantor Staf Presiden, Fahd Pahdepie memberi penghargaan kepada seniman lokal Tangsel, pelukis Yayat Lesmana.

Bentuk apresiasi Fahd yakni dengan membeli lukisan Presiden Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin yang sedang melihat ke arah bendera merah putih.

Lukisan ini merupakan restrospeksi imajinatif terhadap peristiwa proklamasi kemerdekaan RI. Dalam lukisan ini, sosok Soekarno-Hatta digantikan oleh sosok Jokowi-Kiai Ma’ruf.

Menurut pelukis Yayat, lukisan ini ia buat untuk mengekspresikan bahwa semangat kemerdekaan dan gagasan besar proklamasi harus hidup juga di era ini.

“Hari ini Bapak Bangsa kita adalah pemimpin negeri ini. Disimbolkan oleh Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf," kata Yayat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/8/2019).

Yayat senang karena karyanya diapresiasi sesama anak muda. Ia menyebut bahwa bukan penjualannya yang penting, tapi semangat apresiasi yang ditunjukan Fahd kepada seniman lokal.

Ikut Jokowi Hadiri Persiapan Upacara HUT ke-74 RI, Jan Ethes Beri Reaksi Ini Saat Bertemu Istri AHY

“Semangatnya yang penting. Semangat berkarya dan saling mengapresiasi. Itu yang harus jadi semangat mengisi kemerdekaan bangsa kita. Apalagi ini tepat 17 Agustus,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi awak media Sabtu (17/8/2019) mengenai alasannya membeli lukisan Yayat, Fahd menyatakan bahwa ia ingin memulai dan memberi contoh bahwa seni dan budaya di level lokal akan berkembang jika diapresiasi dengan baik.

“Semangatnya mendukung siapapun yang berkarya, memberi apresiasi sebaik mungkin. Kalau kita mau kolaborasi, bayangkan semua hotel dan rumah sakit di Tangsel saja, misalnya, jika semua punya setidaknya satu atau dua lukisan karya seniman lokal, maka seni dan budaya akan tumbuh di kota ini. Kita juga menitipkan peradaban di sana," tutur Fahd.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved