Heboh Bisa Sembuhkan Kanker, Tanaman Bajakah Kini Dijual hingga Rp 2 Juta per Kilogram, Ini Faktanya

Hasil penelitian tersebut berhasil membuktikan bahwa generasi muda Kalteng dan juga generasi muda Indonesia memiliki kualitas yang mumpuni.

YouTube/Kompas Tv
Akar Bajakah 

TRIBUNJAKARTA.COM - Baru-baru ini tiga siswa dari SMAN 2 Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Ketiga siswa itu bernama Yazid, Anggina Rafitri, dan Aysa Aurealya Maharani.

Siswa-siswi tersebut berhasil meraih medali emas di Seoul, Korea Selatan, karena mereka menghasilkan temuan obat kanker dari penelitian yang mereka lakukan.

Hasil penelitian tersebut berhasil membuktikan bahwa generasi muda Kalteng dan juga generasi muda Indonesia memiliki kualitas yang mumpuni.

3 siswa SMA yang menemukan obat kanker dari bajakah.
 

Siswa dan siswi tersebut membuat obat kanker dengan ramuan tradisional suku Dayak yang terbukti bisa menyembuhkan kanker hanya dalam waktu 1 hingga 2 bulan.

Nama tanaman ini adalah bajakah, yang sejauh ini hanya tumbuh di dalam hutam Kalimantan Tengah.

Berdasarkan temuan tiga siswa dari SMAN 2 Kota Palangkaraya itu, tanaman bajakah disebut bisa menyembuhkan kanker.

Penderita kanker hanya perlu minum ramuan mujarab dari pohon bajakah laiknya minum teh.

Pedagang menjual bajakah yang diyakini bisa menyembuhkan kanker.
 

Namun berkat berita penemuan mereka yang menjadi viral, tanaman bajakah kini terancam punah.

Banyak orang kini mulai masuk ke dalam hutan di Kalimantan Tengah untuk menebang pohon bajakah dan menjualnya.

Tanaman bajakah adalah tanaman yang sulit dibudidayakan karena tumbuh di lahan gambut dan suhu lembab, di mana sinar matahari sangat minim.

Oleh karenanya, menebang pohon ini secara berlebihan jelas akan membuat tanaman ini akan segera habis dalam waktu dekat.

Harga bajakah bervariasi ada yang menjual ratusan ribu hingga jutaan per Kg.
 

Melansir dari Kompas (16/8/2019) Islamiah, ibunda Yazid salah satu siswa penemu obat penyembuh kanker dari tanaman bajakah, merasa gundah pasca-pemberitaan mengenai anaknya dan kayu Bajakah.

Islamiah mengatakan, kini sangat banyak orang berdatangan ke rumah untuk meminta bantuan.

Halaman
123
Sumber: Suar.id
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved