Obat Kedaluwarsa

Kronologi Ibu Hamil Terima Obat Kedaluwarsa dari Puskesmas, Bahaya Bagi Tubuh hingga Diduga Terselip

Novi melaporkan Puskesmas Kamal Muara dengan tuntutan perlindungan konsumen Pasal 8 UU RI No 8 Tahun 1999.

Kronologi Ibu Hamil Terima Obat Kedaluwarsa dari Puskesmas, Bahaya Bagi Tubuh hingga Diduga Terselip
KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI
Puskesmas Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. 

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Berita Puskesmas Kelurahan Kamal Muara memberikan obat kedaluwarsa untuk ibu hamil menjadi perbincangan.

Korban keselahan puskesmas beri obat kedaluwarsa ini sendiri ialah seorang wanita bernama Novi Sri Wahyuni.

Dilansir dari Kompas.com, kejadian ini diketahui setelah Novi melaporkan apa yang ia alami ke Polsek Metro Penjaringan.

Novi melaporkan Puskesmas Kamal Muara dengan tuntutan perlindungan konsumen Pasal 8 UU RI No 8 Tahun 1999.

Kejadian bermula ketika Novi sedang memeriksakan kandungannya dan mendapatkan beberapa resep.

Setelah itu ia mendapatkan beberapa obat dari apoteker, salah satunya ialah vitamin B6.

Novi kemudian mengonsumsi obat yang ia dapat dari puskesmas, hingga ia menyadari ada yang janggal.

Ilustrasi wanita hamil
Ilustrasi wanita hamil (Google)

Dalam kemasan vitamin B6 yang ia dapat, terdapat coretan spidol berwarna biru.

Di bawahnya, terdapat tulisan tanggal kedaluarsa.

Dan siapa sangka, vitamin yang telah ia konsumsi ternyata sudah kedaluwarsa sejak April 2019.

Halaman
1234
Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved