2 Pekan Setelah Penyerangan Terhadap Suporter PSM, Kafe Komandan Masih Dipasang Garis Polisi

Hampir dua pekan setelah aksi penyerangan terhadap suporter PSM Makassar, kafe Komandan di Tebet, Jakarta Selatan, masih dipasang garis polisi.

2 Pekan Setelah Penyerangan Terhadap Suporter PSM, Kafe Komandan Masih Dipasang Garis Polisi
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Kafe Komandan di Tebet, Jakarta Selatan, yang masih dipasangi garis Polisi, Senin (19/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Hampir dua pekan setelah aksi penyerangan terhadap suporter PSM Makassar, kafe Komandan diTebet, Jakarta Selatan, masih dipasangi garis polisi.

Pihak Kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan memang telah memasang garis tersebut pada malam usai penyerangan oleh sekelompok orang pada 6 Agustus 2019 lalu.

Pantauan TribunJakarta.com pada Senin (19/8/2019), tidak terlihat aktivitas di kafe itu.

Kendati demikian, pecahan batu yang sempat berserakan tampak sudah dibersihkan. Begitu pun dengan meja-meja yang telah dirapikan.

Sebelumnya, sejumlah meja dalam kondisi terbalik lantaran digunakan sebagai tameng oleh puluhan suporter PSM.

Kafe Komandan di Tebet, Jakarta Selatan, yang masih dipasangi garis Polisi, Senin (19/8/2019).
Kafe Komandan di Tebet, Jakarta Selatan, yang masih dipasangi garis Polisi, Senin (19/8/2019). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Seorang juru parkir di kafe Komandan, Amir (22), mengaku ia dan sejumlah rekannya yang membersihkan puing-puing batu dan meja.

"Tiga hari lalu kalau nggak salah saya sama temen saya dua orang bersih-bersih," ujar Amir saat ditemui di lokasi.

Namun, ia tidak mengetahui alasan soal garis Polisi yang masih terpasang.

"Kurang tahu kalau itu. Soalnya yang punya juga belum ke sini kan," kata dia.

Halaman
1234
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved