Anggota DPRD Nilai Syarat Bekasi Gabung DKI Jakarta Telah Terpenuhi

Anggota DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata menanggapi gagasan wilayah Kota Bekasi gabung ke dalam DKI Jakarta.

Anggota DPRD Nilai Syarat Bekasi Gabung DKI Jakarta Telah Terpenuhi
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Gemerlap lampu hias piramida terbalik di kawasan Summarecon Bekasi, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (19/3/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR 

Dia menambahkan, secara aspek pemerintah yang sekarang sudah berjalan juga Bekasi sudah lebih dekat dengan DKI Jakarta. Misalnya, Polres Metro Bekasi Kota merupakan bagian dari Polda Metro Jaya, lalu Kodim 0507 merupakan bagian dari Kodam Jayakarta.

Ditambah kata dia, budaya masyarakat Bekasi yang didominasi dengan budaya Betawi menambahkan dekat kaitan kultur antara Bekasi dan Jakarta.

"Kalau kulturnya, budayanya bahasanya betawi, sukunya betawi, Polresnya ke Polda Metro Jaya, Kodimnya ke Jayakarta, hanya administratifnya saja (masuk Provinsi Jawa Barat)," ujarnya.

Namun dia menilai, hal ini hanya sebatas wacana. Untuk merealisasikan apakah pembentukan provinsi baru atau Bekasi masuk ke dalam wilayah DKI Jakarta tentu itu semua harus melewati keputusan poltik di DPR RI.

"Ya kan keputusan merubah UU ada di DPR RI, pastikan merubah undang-undang tentang pembentukan wilayah baru, ya kita mah wali kota kerja aja dulu," tegas dia.

Sebelumnya, wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya muncul ketika Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Bupati Bogor Ade Yasin membicarkan rencana pembagian wilayah kedua daerah.

Namun di tengah pembahasan itu, muncul ide untuk pembentukan provinsi baru yang didalamnya terdiri dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Bogor Timur, Bogor Barat, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Jakarta Tenggara Lebih Relevan

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menanggapi wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya yang belakangan ramai dibicarakan.

Namun, dia lebih setuju jika wilayah Bekasi masuk ke Provinsi DKI Jakarta yang selanjutnya disebut wilayah Jakarta Tenggara.

Rahmat menilai gagasan Jakarta Tenggara ini sudah ada dan pernah muncul. Wilayah Bekasi yang memang lebih dekat dengan Jakarta sangat identik baik dari segi kultur dan budaya di masyarakatnya.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved