BPTJ Kampanyekan Jalan Hijau, Imbau Warga Menggunakan Transportasi

Bambang mengimbau masyarakat agar beralih dari kendaraan pribadi untuk berjalan kaki dan menggunakan transportasi publik

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Suasana saat mahasiswa dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Kemenhub mengampanyekan warga Jakarta untuk berjalan kaki, di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengampanyekan 'Jalan Hijau' kepada warga Jakarta di antara kawasan Terowongan Kendal dan Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Ketua Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono, menyebut Jalan Hijau berarti mengajak masyarakat untuk menggunakan transportasi.

"Kami ingin masyarakat menggunakan trasnportasi yang dimiliki oleh semua orang," kata Bambang, sapaannya, di Terowongan Kendal, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019).

Karenanya, Bambang mengimbau masyarakat agar beralih dari kendaraan pribadi untuk berjalan kaki dan menggunakan transportasi publik.

"Oleh karena itu, transportasi ini sangat efisien, sangat mudah, dan sangat murah," imbuh Bambang.

Pelatih Persija Jakarta Waspadai Ketangguhan Fisik Pemain Kalteng Putra

Bambang melanjutkan, masyarakat yang menggunakan transportasi akan menyumbang kebaikan untuk menekan angka polusi udara di Jakarta yang dinilai parah.

"BPTJ punya kepentingan sama-sama dengan Kementerian Kesehatan, bagaimana kami menggunakan transportasi yang kami miliki, yaitu dengan berjalan kaki," tambah Bambang.

Bahkan hari Jumat (16/8/2019), lanjutnya, polusi udara di Jakarta mencapai angka 240 dari yang biasanya 150.

"Air quality indexnya mencapai angka 240. Biasanya hanya 150. Dan warnanya biasa merah, sekarang ungu. Artinya kalau sudah warna ungu, orang tidak boleh lagi beraktivitas di luar," jelas Bambang.

Sementara, pantauan TribunJakarta.com di lokasi, yang mengampanyekan ihwal Jalan Hijau ini terdiri dari mahasiswa Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Kemenhub.

"Iya, kami dari SSTD Kemenhub yang mengampanyekan warga untuk beralih ke transportasi dan berjalan kaki," sebut seorang mahasiswa STTD, di tempat dan waktu yang sama.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved