HUT ke 74 RI

Ibu Rumah Tangga Meninggal Saat Lomba Tarik Tambang, Ini Fotonya

Di saat merayakan kemenangan itulah, korban yang sempat bersukacita dan baru saja memakai sendal tiba-tiba jatuh terjengkang ke aspal dan pingsan.

Ibu Rumah Tangga Meninggal Saat Lomba Tarik Tambang, Ini Fotonya
Dokumentasi warga
Mardiah (kaus putih belakang) terjatuh saat mengikuti perlombaan tarik tambang di wilayah tempat tinggalnya 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Seorang wanita meninggal dunia saat tengah mengikuti lomba tarik tambang di lingkungan tempat tinggalnya pada HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam rekaman video yang diterima TribunJakarta.com, wanita yang mengenakan kaus putih dan celana pendek itu berada di posisi belakang saat lomba.

Tim korban yang berada di sebelah kiri layar berhasil memenangkan perlombaan tersebut.

Di saat merayakan kemenangan itulah, korban yang sempat bersukacita dan baru saja memakai sendal tiba-tiba jatuh terjengkang ke aspal dan pingsan.

Warga pun kemudian membantu korban untuk mendapatkan pertolongan.

Sekretaris RW 03 Kelurahan Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, Napsih membenarkan bahwa insiden itu terjadi di wilayahnya.

"Iya kejadiannya itu di Jalan Krukut Lio, RT 8 RW 3 Krukut hari Sabtu 17 Agustus saat sedang lomba 17-an," kata Napsih ditemui di kantor RW 03, Krukut, Senin (19/8/2019).

Napsih menuturkan korban berbama Mardiah (44) yang telah puluhan tahun mengontrak sebuah rumah di kawasan tersebut.

Saat kejadian itu, warga pun sempat membawa Mardiah ke Rumah Sakit Tarakan untuk mendapat pertolongan.

Namun sayang nyawa korban tak tertolong.

Ribuan Orang Bergerak, Pertokoan dan Perkantoran di Jayapura Tutup

Wali Kota Tangerang Tuntut Dirut Baru PT TNG Kejar Ketinggalan di Tangerang

Persib Bandung Dihajar PSM Makassar: Robert Alberts Berikan Alasan Ini dan Bela Bojan Malisic

"Pas sampai di rumah sakit sekitar Pukul 10.49 WIB, dokter bilang sudah meninggal," kata Napsih.

Diduga, Mardiah meninggal akibat serangan jantung. Korba sendiri diketahui memiliki riwayat penyakit darah tinggi.

"Hari itu juga korban langsung dimakamkan di kampung halamannya di Cimande, Bogor, Jawa Barat," kata Napsih.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved