Jadi Posko Pengungsi Korban Kebakaran, Lurah Jamin Aktivitas Belajar SDN 10/11 Pagi Berjalan Normal

Dia mengaku sudah meminta izin kepada pengurus SDN 10/11 Pagi agar tenda darurat bagi pengungsi dibangun di bagian belakang sekolah.

Jadi Posko Pengungsi Korban Kebakaran, Lurah Jamin Aktivitas Belajar SDN 10/11 Pagi Berjalan Normal
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tenda darurat bagi pengungsi di SDN 10/11 Pagi Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (19/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Lurah Cipinang Besar Utara Sri Utami menyatakan posko pengungsian bagi 42 jiwa korban kebakaran warganya di RT 08/RW 05 berlokasi di area SDN 10/11 Pagi.

Meski berlokasi sekolah, dia menjamin aktivitas belajar murid tetap berlangsung dan tak terganggu keberadaan pengungsi yang bermalam di tenda darurat.

"Tidak langsung di halaman sekolah, jadi di samping Masjid belakang sekolah. Insya Allah tidak mengganggu proses belajar anak-anak," kata Sri di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (19/8/2019).

Dia mengaku sudah meminta izin kepada pengurus SDN 10/11 Pagi agar tenda darurat bagi pengungsi dibangun di bagian belakang sekolah.

Sri menuturkan terdapat jarak beberapa puluh meter antara ruang kelas dengan tenda pengungsi sehingga yakin aktivitas sekolah tak terganggu.

"Kita sudah koordinasi dengan kepala sekolah, dengan pengurus lingkungan dan itu tidak mengganggu proses belajar," ujarnya.

Perihal posko layanan medis dan dapur umum untuk pengungsi, Sri menyebut halaman rumah ketua RW 05 cukup untuk dijadikan posko.

Selain karena luas, letak kediaman Ketua RW 05 yang berlokasi tepat depan SDN 10/11 Pagi memudahkan warga mendapat layanan.

"Alhamdulillah rumah pak RW pas depan sekolah jadi posko bencana dan kesehatan ada di rumah pak RW," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved