Tahun 2019 Dianggap Sebagai Kekeringan Terparah Sepanjang Sejarah Tangerang

Musim kemarau yang berkepanjangan di 2019 dianggap sebagai bencana kekeringan terparah sepanjang sejarah Tangerang.

Tahun 2019 Dianggap Sebagai Kekeringan Terparah Sepanjang Sejarah Tangerang
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Keadaan Sungai Cisadane Tangerang yang masih kering karena musim kemarau panjang hingga ditumbuhi rumput di sekitarnya, Jumat (16/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Musim kemarau yang berkepanjangan di 2019 dianggap sebagai bencana kekeringan terparah sepanjang sejarah Tangerang.

Lantaran, sejak sebelum bulan puasa 2019 belum turun hujan sama sekali di kawasan kota seribu industri tersebut.

Tidak turunnya air setitik pun dari langit membuat Tangerang kekeringan hingga membuat debit air di Sungai Cisadane surut sampai batas darurat.

Sejumlah daratan yang terbentuk dari lumpur kering dan bebatuan dasar sungai pun muncul ke permukaan karena tidak ada air lagi di Sungai Cisadane.

"Kalau parah banget mah enggak karena sumber air bersih masih terpasok dan bisa ditangani. Tapi kalau sepanjang sejarah kekeringan ini paling parah di Tangerang," jelas Asisten Manajer Humas dan Pengaduan PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang, Ichsan Sodikin kepada TribunJakarta.com, Senin (19/8/2019).

Sebab, menurutnya hingga beberapa hari lalu debit air di Sungai Cisadane menyentuh angka 11,5 meter.

Padahal, bila menyentuh angkah 10 meter sudah memasuki ambang batas siaga 1 kekeringan di Tangerang.

Bahkan sejak belum turunnya hujan, debit air Sungai Cisadane turun terus sampai lima sentimeter per harinya.

"Untuk intake air di PDAM Tirta Benteng itu sudah darurat di 2,6 meter," ungkap Ichsan.

Namun, jajarannya sudah menerima bantuan dari Dinas PUPR Kota Tangerang berupa pipa air berdiameter hingga tiga meter untuk menyedot sumber air bersih di Sungai Cisadane.

Kado Ultah Rafathar Diminta Anak Adik Raffi Ahmad, Reaksi Bijak Nagita Slavina Tuai Pujian

Ramalan Zodiak Kesehatan Besok, Selasa 20 Agustus 2019: Virgo Sibuk, Gemini Hindari Makanan Berlemak

Sebab, pipa dari Dinas PUPR bisa menyerap air hingga ke tengah Sungai Cisadane yang masih ada air belum terjamah lumpur.

Tetapi masa kekeringan di Tangerang nampaknya sudah akan berakhir lantaran sudah ada air kiriman dari Bogor sejak pagi tadi.

"Alhamdulillah sudah ada kiriman air setinggi tiga metet tadi pagi," tutup Ichsan.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved