Ibadah Haji 2019

Angka Kematian Jemaah Haji Indonesia Meningkat Dibandingkan Tahun Lalu

Menurut data Kemenkes, hingga saat ini tercatat ada 243 jemaah haji asal Indonesia yang meninggal saat melakukan proses haji di tanah suci.

Angka Kematian Jemaah Haji Indonesia Meningkat Dibandingkan Tahun Lalu
TribunJakarta/Ega Alfreda
Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila Moeloek saat menyapa jemaah haji di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Senin (19/8/2019) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mencatat angka kematian jemaah haji 2019 lebih tinggi di Arab Saudi bila dibandingkan tahun lalu.

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila Moeloek mengatakan kematian rata-rata saat sedang menjalani rangkaian ibadah haji di tanah suci.

Namun, besaran angka kematian meningkat lantaran adanya penambahan kuota jemaah haji yang didapatkan Indonesia oleh Pemerintahan Arab Saudi untuk tahun 2019.

"Karena ada peningkatan, tahun lalu itu sebanyak 220 jamaah haji yang meninggal dengan periode yang sama di tahun ini. Tetapi, peningkatan yang ada pada tahun ini karena adanya penambahan kuota haji," jelas Nila di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Senin (19/8/2019) malam.

Menurut data Kemenkes, hingga saat ini tercatat ada 243 jemaah haji asal Indonesia yang meninggal saat melakukan proses haji di tanah suci.

Menurut Nila, gejala sesak nafas dan serangan jantung masih menjadi faktor terbesar penyebab kematian jemaah haji Indonesia.

"Umumnya sakit jantung kalau dari catatan kita juga sesak nafas. Rata-rata jemaah kita yang meninggal itu karena lansia," ungkap Nila.

Ia melanjutkan, hingga saat ini masih ada 219 jemaah haji lainnya yang menjalani perawatan di Madinah.

Sederet Fakta Ibu Hamil Diberi Obat Kedaluwarsa: Puskesmas Ingin Laporan Dicabut, Suami Dipecat

Liga Inggris: Gagal Kalahkan Wolverhampton Wanderers, Manchester United Melorot di Papan Klasemen

Kapolri Sebut Ada Pihak Berkepentingan yang Sebarkan Hoaks Foto Mahasiswa Papua Tewas di Jatim

Jemaah haji tersebut dalam pengawasan dan pendampingan pihak petugas kesehatan haji dan dokter setempat.

"Yang sakit masih ada dan masih menjalani perawatan di sana (Madinah). Untuk faktornya masih sama, yakni soal jantung dan kita harapkan tentunya agar lekas pulih," ujar Nila.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved