Obat Kedaluwarsa

Fakta Ibu Hamil yang Diberi Obat Kadaluwarsa di Sebuah Puskesmas Jakarta hingga Sang Suami Dipecat

Setelah dua kali mengkonsumsi obat itu, ia kemudian penasaran akan sebuah coretan berwarna biru yang ada pada obat tersebut.

Fakta Ibu Hamil yang Diberi Obat Kadaluwarsa di Sebuah Puskesmas Jakarta hingga Sang Suami Dipecat
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Pihak korban, diwakili suami Bayu Randi Dwitara (tengah) dan kuasa hukumnya Pius Situmorang (kanan). 

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Seorang ibu hamil bernama Novi Sri Wahyuni (21) mendapat obat kedaluwarsa dari Puskesmas Kamal Muara saat kontrol kandungannya pada Selasa (13/8/2019) lalu.

Kala itu ia mendapat tiga strip obat berjenis vitamin B6 dan beberapa obat lain dari pihak puskesmas.

Saat mengonsumsi obat tersebut, ia mengaku merasa pusing, mual, perut melilit, serta muntah-muntah.

Setelah dua kali mengkonsumsi obat itu, ia kemudian penasaran akan sebuah coretan berwarna biru yang ada pada obat tersebut.

Ia pun mencermati garis biru tersebut yang ternyata bertuliskan tanggal kedaluwarsa obat.

Ternyata, obat itu sudah tidak layak konsumsi atau kedaluwarsa sejak bulan April 2019 lalu.

Kronologi Ibu Hamil Terima Obat Kedaluwarsa dari Puskesmas, Bahaya Bagi Tubuh hingga Diduga Terselip

Novi pun mengonfirmasikan hal tersebut ke pihak puskesmas.

Pihak Puskesmas Kamal Muara mengakui telah memberikan obat kedaluwarsa yang tidak seharusnya diberikan kepada pasien.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak puskesmas kemudian membawa Novi ke RS.BUN.

"Dari puskesmas tanggung jawab iya saya USG ke rumah sakit begitu," kata Novi Jumat lalu.

Halaman
1234
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved