Komnas PA Bakal Datangi UNHCR Sampaikan Keluhan Pencari Suaka, Mulai Toilet Hingga Air Bersih

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait berencana akan mendatangi kantor UNHCR di Kebo Sirih, Jakarta Pusat esok hari.

Komnas PA Bakal Datangi UNHCR Sampaikan Keluhan Pencari Suaka, Mulai Toilet Hingga Air Bersih
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait saat meninjau lokasi pengungsian para pencari suaka. 

Selain itu, petugas tersebut juga meminta agar tak ada awak media yang merekam pembicaraan keduanya.

"Dia ini kesannya menghindar dan enggak mau ada kamera," kata Arist seusai berbicara dengan petugas UNHCR di gedung pengungsian Jalan Bedugul, Kalideres, Jakarta barat, Selasa (20/8/2019).

Setelah melihat kondisi di pengungsian, Arist kecewa dengan UNHCR selaku badan yang bertanggungjawab menangani pencari suaka.

Ia menyebut fasilitas yang ada di pengungsian sangat tidak layak, utamanya terhadap anak-anak.

Mulai dari jumlah toilet yang terbatas, ruangan yang kelebihan kapasitas hingga tak ada petugas medis yang siaga 24 jam.

Padahal, kata dia, hal itu adalah tanggungjawab UNHCR.

"UNHCR adalah badan yang dibuat oleh PBB untuk menangani pengungsi, bukan cuma nanya-nanyain begini tapi enggak ada follow up, ada (pengungsi) yang sudah bertahun-tahun disini tapi enggak ada kejelasan status mereka hanya dijanjikan saja, ini adalah pelanggaran hak orang untuk mendapatkan informasi," bebernya.

Karenanya, ia menyebut UNHCR gagal dalam memenuhi hak para pencari suaka, terutama terhadap anak-anak.

Komnas PA Bakal Tuntut UNHCR 

Sejumlah petugas Satpol PP mengamankan 3 orang imigran pencari suaka yang sedang berbuat mesum di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Ravu (31/7/2019)
Sejumlah petugas Satpol PP mengamankan 3 orang imigran pencari suaka yang sedang berbuat mesum di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Ravu (31/7/2019) (Istimewa Dok Kasatgas Satpol PP Sawag Besar)

Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait menyebut ada dua anak pencari suaka yang menjadi korban dugaan praktik prostitusi.

Halaman
1234
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved