Pemprov DKI Kebut Pembahasan Regulasi Stiker Taksi Online Terkait Ganjil Genap

Kepala Dinas Pehubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya kini tengah mempersiapkan landasan hukum soal hal tersebut

Pemprov DKI Kebut Pembahasan Regulasi Stiker Taksi Online Terkait Ganjil Genap
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo saat menemui para pendemo di depan Gedung Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta bakal mengebut pembahasan soal regulasi taksi online tidak terkena perluasan peraturan ganjil genap di 25 ruas jalan ibu kota.

Kepala Dinas Pehubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya kini tengah mempersiapkan landasan hukum soal hal tersebut setelah menerima sejumlah masukan dari berbagai pihak.

"Minggu ini kami sudah mulai lakukan kajian komprehensif. Semua masukan kami terima, kemudian kita coba uji publik dulu," ucapnya, Selasa (20/8/2019).

"Setelah itu, baru kami susun regulasinya," tambahnya menjelaskan.

Kebijakan perluasan ganjil genap ini sendiri mendapat banyak pertentangan dari para pengemudi taksi online yang merasa keberadan dengan peraturan tersebut.

Bahkan, pada Senin (19/8/2019) kemarin, ratusan pengemudi taksi online menggelar aksi demo di depan Balai Kota Jakarta dan meminta Pemprov DKI membuat pengecuali terhadap mereka.

Kesal Kabel Menjuntai di Ciputat, Warga Gantung Kerupuk dan Plastik

Mereka meminta Pemprov DKI segera mengeluarkan penanda dalam bentuk stiker yang kemudian ditempel pada kendaraannya agar taksi online bisa bebas beroperasi di ruas jalan ganjil genap.

"Kami sudah menerima banyak masukan. Seluruh masukan yang ada itu akan kami formulasikan ke dalam draf kebijakan," ujarnya saat dikonformasi.

Nantinya, setelah draf tersebut telah disusun, Pemprov DKI akan melakukan uji publik dan kembali membuka diri untuk menerima masukan dari masyarakat.

"Setelah dilakukan uji publik, masyarakat akan memberikan masukan dan ini yang akan kami laporkan ke pak Gubernur untuk kemudian dijadikan pertimbangan sebelum kebijakan diterapkan," kata Anies.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved