Puluhan Siswa SMP Swasta di Bekasi Keracunan Makanan Kedaluwarsa

Kepala Bidang Pencegahan Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezy Sukrawati membenarkan kejadian tersebut

Puluhan Siswa SMP Swasta di Bekasi Keracunan Makanan Kedaluwarsa
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Ilustrasi suasana lingkungan SMP Sejahtera di Jalan Irigasi 2, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Puluhan siswa SMP Sejahtera di Jalan Irigasi 2, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, diduga mengalami keracunan makanan kedaluwarsa. Siswa menderita sakit perut, mual hingga muntah.

Kepala Bidang Pencegahan Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezy Sukrawati membenarkan kejadian tersebut. Sebanyak 39 siswa jadi korban keracunan makanan kedaluwarsa pada, Senin (19/8/2019) kemarin.

"Kejadian di Bekasi Timur, siswa diduga keracunan ada 39 orang, 34 orang sempat dibawa ke Puskesmas Bekasi Jaya, sedangkan 5 orang sempat dirujuk ke Rumah Sakit Mekarsari Bekasi Timur," kata Dezi saat dikonfimasi, Selasa (20/8/2019).

Beruntung kata seluruh siswa dapat didatangi dengan baik, tidak ada korban yang menderita sakit parah akibat kejadian itu dan seluruhnya sudah dipastikan pulang usai mendapat perawatan.

"Alhamdulillah semua sudah aman dan pulang ke rumah sore kemarin, sekirar jam 4 infomasi masih ada yang diobservasi di RS Mekar Sari tapi pagi ini sudah dipastikan aman," jelas dia.

Terkena Tilang Elektronik, Denny Ragukan Kualitas CCTV

Harga Cabai di Pasar Mester Masih Bertahan di Angka Rp 90 Ribu

Adapun penyebab keracunan diduga berasal dari makanan ringan yang ada di sekolah berupa sukro, susu dan makanan lainnya. Dinkes Kota Bekasi sudah membawa barang bukti makanan diduga penyebab keracunan untuk dilakukan uji laboratorium.

"Belom diketahui yang mana sebagai penyebab (keracunan), kita tunggu hasil pemeriksaan BBTKL (Balai Besar Teknik Kesahatan Lingkungan)," jelas dia.

Sementara itu, pihak sekolah saat dimintai keterangan tidak dapat meberikan infomas lebih detail terkait kejadian dugaan keracunan. Perwakilan dari pihak sekolah yang menerima TribunJakarta.com, sempat membenarkan kejadian itu namun menolak menceritakan secara gamblang.

"Iya benar (ada kejadian dugaan keracunan) tapi itu semua udah selesai, anak-anak kita sudah beres semua enggak ada yang gimana-gimana sudah pulang semua," ungkapnya sambil pergi dan menutup pintu ruangan.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved