Wacana Pembentukan Provinsi Bogor Raya, Wali Kota Depok Sebut Lebih Pilih Gabung DKI Jakarta

“Kalau saya milih dari sisi bahasa, saya lebih memilih bahasa Jakarta, karena saya nggak bisa bahasa sunda,” ujar Idris.

Wacana Pembentukan Provinsi Bogor Raya, Wali Kota Depok Sebut Lebih Pilih Gabung DKI Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Wali Kota Depok M. Idris Abdul Shomad saat ditemui di Beji, Depok, Senin (1/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGISWali Kota Depok  Mohammad Idris angkat bicara soal wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya.

Dirinya mengaku lebih baik Kota Depok masuk ke Provinsi DKI Jakarta dari sisi bahasa.

“Kalau saya milih dari sisi bahasa, saya lebih memilih bahasa Jakarta, karena saya nggak bisa bahasa sunda,” ujar Idris pada wartawan, Selasa (20/8/2019).

Idris juga menjelaskan, Kota Depok secara bahasa hampir memiliki kesamaan bahasa dengan DKI Jakarta, yakni rumpun Melayu Depok atau yang sering disebut betawi ora.

Awal Mula Wacana Provinsi Bogor Raya, Wali Kota Bekasi Tak Mau Kalah Sebut Gabung Jakarta Tenggara

“Tidak disebut betawi karena betawi sudah trademark dari Jakarta. Makanya depok ini dalam SK Gubernur disebut sebagai rumpun melayu depok,” ucapnya.

Namun, dari sisi kewilayahan menurut Idris Kota Depok baiknya tidak lepas dari Provinsi Jawa Barat.

 “Ya baiknya tetap Jawa Barat, kalau dilihat dari sisi kewilayahannya ya,” kata Idris singkat.

Idris menilai, pembentukan provinsi baru seperti wacana Provinsi Bogor Raya harus melalui sejumlah tahapan dalam waktu yang cukup lama.

 Bahkan, ia menyarankan sebelum keluar wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya, ada baiknya apabila Pemerintah Kota Bogor menyelesaikan masalah terkait pemisahan wilayah yang sudah lama jadi perbincangan.

"Pemecahan wilayah yaitu Bogor barat dan timur dan lain-lain saja belum, selesaikan dulu permasalahan ini, sebelum berwacana," ujarnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved