Rusuh di Papua

Dugaan Perlakuan Rasisme ke Masyarakat Papua, Patrich Wanggai: Kita Semua Indonesia

Papua sempat memanas menyusul aksi persekusi dan rasisme terhadap mahasiswa asal Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur

Dugaan Perlakuan Rasisme ke Masyarakat Papua, Patrich Wanggai: Kita Semua Indonesia
Instagram.com/wanggaipaty
Pemain Persib Bandung, Patrich Wanggai 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Penyerang Kalteng Putra, Patrich Wanggai mengutuk keras dugaan kejadian rasis yang menghina masyarakat Papua beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Papua sempat memanas menyusul aksi persekusi dan rasisme terhadap mahasiswa asal Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur, pada 16 dan 17 Agustus 2019 lalu.

Pemain kelahiran Nabire, Papua, itu sangat menyayangkan kejadian tersebut bisa terjadi di Indonesia.

Menurutnya, masyarakat Papua selalu bisa mengharagai dan menghormati seluruh lapisan maayarakat di Indonesia.

"Saya rasa kita semua Indonesia harus saling menghargai, karena kita orang Papua juga sangat menghargai," ucap Patrich Wanggai saat ditemui di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (20/8/2019).

Pemain berusia 31 tahun itu berharap kejadian ini bisa diselesaikan dengan baik dan tidak berlarut-larut panjang.

812 Cermin Cembung Akan Dipasang di Jakarta Timur: Ditargetkan Rampung Oktober

Demi Bebaskan Pacarnya dari Penjara, Gadis 25 Tahun Rela Bunuh Ibunda agar Dapat Warisan

Jadwal SIM Keliling Tangerang Hari Rabu Ada di Cibodas, Berikut Lokasi Lengkapnya

Sesama warga negara Indonesia harusnya bisa saling menghormati dan menjaga satu sama lain.

Wanggai berharap tidak ada lagi kejadian yang membuat bangsa Indonesia terpecah belah akibat adanya kejadian tersebut.

"Ya, saya berharap jangan ada lagi hal-hal itu lagi agar tidak memecah belah, kan kita juga sama-sama orang Indonesia," tutur mantan pemain Persib Bandung tersebut.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved