Kabupaten Tangerang Peringkat 3 Nasional Rencana Aksi Korsupgah Versi KPK

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam keterangannya mengucapkan terima kasih perohal penilaian Renaksi yang dilakukan Korsupgah KPK.

Kabupaten Tangerang Peringkat 3 Nasional Rencana Aksi Korsupgah Versi KPK
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Bupati Tangerang, Ahmad Zaki Iskandar, di Pendopo Pemkab Tangerang, Rabu (19/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kabupaten Tangerang menduduki urutan ketiga nasional untuk progres tindak lanjut rencana aksi (Renaksi) koordinasi supervisi dan pencegahan (Korsupgah).

Penilaian tersebut dikeluarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui monitoring center for prevention (MCP).

Kabupaten Tangerang memperoleh poin 83 persen, terpaut satu digit di bawah Pemerintah Kota Pontianak dalam angka 84 persen dan Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam angka 93 persen.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam keterangannya mengucapkan terima kasih perohal penilaian Renaksi yang dilakukan Korsupgah KPK.

Lantaran dapat menjadi motivasi Pemkab Tangerang untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

"Penilaian KPK ini adalah modal kita semua untuk selalu maksimal, baik dalam merencanakan penyusununan anggaran maupun ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang," ujar Zaki, Rabu (21/8/2019).

Zaki mengakui, kalau Kabupaten Tangerang terus melakukan perbaikan ke arah yang lebih baik.

Termasuk adanya pendampingan dari Korsupgah KPK ini, untuk duduk bersama dalam sosialisasi kepada masyarakat.

"Pendampingan Korsupgah diberikan terhadap perencanaan dan penganggaran APBD melalui penerapan e-planning dan e-budgeting, pengadaan barang dan jasa, perizinan, perbaikan manajemen ASN, peningkatan kapabilitas Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat, dana desa, optimalisasi pendapatan daerah serta manajemen aset daerah," ungkap Zaki.

Sedangkan di tingkat Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang dengan angka 83 persen berada di peringkat pertama.

Disusul Kabupaten Lebak 67 persen, Kota Cilegon 65 persen, Kota Tangerang Selatan 65 persen, Kota Tangerang 51 persen. Kabupaten Serang 50 persen, Kota Serang 29 persen, dan Kabupaten Pandeglang 17 persen.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved