Pascateror Bom Molotov, Aktivitas DPP Partai Golkar Normal Penjagaan Diperketat

"Iya, normal kegiatan seperti biasa, tidak terganggu," ujar Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono.

Pascateror Bom Molotov, Aktivitas DPP Partai Golkar Normal Penjagaan Diperketat
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Petugas keamanan menanyakan tamu di depan gerbang kantor DPP Partai Golkar pasca insiden serangan bom molotov. 

Pelaku panik aksinya dilihat orang

4 Orang Tak Dikenal Pakai Helm Tertutup dan Masker Lempar Benda Diduga Bom Molotov ke DPP Golkar

Pelaku pelemparan bom molotov ke kantor DPP Golkar di Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat panik ketika aksinya dilihat orang yang berada di lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut, salah satu bom molotov yang dilemparkan ke kantor DPP Golkar sempat dinyalakan pelaku.

Diketahui, ada dua bom molotov yang dilempar ke kantor DPP Golkar.

Bom molotov itu dirangkai dalam botol bekas sirup yang berisi bahan bakar bensin.

 

"Menurut keterangan saksi bahwa botol kedua yang akan dilemparkan sempat dinyalakan oleh pelaku namun api tidak menyala dikarenakan panik melihat saksi," kata Argo saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (21/8/2019).

Awalnya, satu bom molotov dilempar pelaku yang berboncengan menggunakan motor Yamaha N-Max warna hutam.

Lalu, satu bom lainnya dilemparkan dua pelaku lainnya yang berboncengan menggunakan motor Honda Vario putih.

"Satu orang yang dibonceng sepeda motor Vario langsung melemparkan botol berisi bensin mengarah ke kantor DPP Partai Golkar. Kemudian, satu orang yang dibonceng sepeda motor Yamaha N-Max melemparkan botol berisi bensin ke arah saksi dan mengenai pintu pagar besi kantor DPP Partai Golkar," ujar Argo.

Para pelaku yang melempar bom molotov itu pun langsung melarikan diri.

Halaman
1234
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved