Pengamat Ray Rangkuti Ragukan Jokowi Independen Cari Menteri, Reaksi Ali Ngabalin Disambut Tawa

Terlibat debat dengan Ray Rangkuti yang meragukan Jokowi independen cari menteri, reaksi Ali Ngabalin justru membuat ngakak.

Pengamat Ray Rangkuti Ragukan Jokowi Independen Cari Menteri, Reaksi Ali Ngabalin Disambut Tawa
YouTube/Talkshow Tv One
Ali Ngabalin vs Ray Rangkuti 

TRIBUNJAKARTA.COM - Berada di program acara yang sama, Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti tampak berdebat dengan Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin.

Dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi Tv One, pengamat politik Ray Rangkuti mulanya menyampaikan alasannya yang meragukan Jokowi independen saat mencari menteri di Kabinet Kerja Jilid II.

Ray Rangkuti menilai, sepanjang diketahui belum ada pertemuan khusus antara partai koalisi Jokowi untuk membahas struktur kabinet dan orang-orang yang didalamnya.

"Its oke kalau ini clear dalam konsep Jokowi tetapi bukan dalam kerangka partai politik," ungkap Ray Rangkuti.

Ray Rangkuti menuturkan, sebenarnya kekuataan partai politik untuk mendesak Jokowi di peridoe kedua lebih kuat.

Soal Pemindahan Ibu Kota, Fadli Zon: Kasihan Negara Ini Diombangambingkan dengan Persoalan Amatiran

Alasan Nia Ramadhani Marahi Mikhayla saat Liburan di Amerika, Jedar Nyeletuk: Mindset Orang Kaya!

"Misalnya di periode pertama Partai NasDem dan PDIP menjaga diri, dengan mengusahakan Jokowi tak kehilangan pamor," beber Ray Rangkuti.

Namun, di periode saat ini tak ada lagi usaha menjaga diri tersebut, lanjut Ray Rangkuti, kini justru parpol berlomba-lomba untuk mempengaruhi Jokowi.

Simak Videonya:

"Andaikata Jokowi keras dengan PDIP, apakah dia akan dilirik lagi? Ya enggak. Untuk itu maka PDIP saat ini tampak membangun koalisi baru dengan Prabowo," papar Ray Rangkuti.

Ray Rangkuti mengemukakan, saat ini PDIP sudah tak memiliki kepentingan untuk menjaga Jokowi di periode 2024 karena pilpres mendatang merupakan momen baru.

Halaman
1234
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved