Vonis Mati Tika Herli Janda Polisi: Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Ibu Anak, Gagal Kabur Jadi TKI

Sebelum divonis mati, janda polisi delapan bulan lalu masih ingat terbunuhnya Ponia (31) dan Selvia (13) yang mayatnya dilempar dari Jembatan Endikat.

Vonis Mati Tika Herli Janda Polisi: Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Ibu Anak, Gagal Kabur Jadi TKI
Tribun Sumsel
Tika Herli (31), otak pembunuhan ibu dan anak sebelum diwawancarai khusus tim Tribun Sumsel di Polres Pagaralam. Tika Herli menyewa Riko Apriadi dan Jefri untuk menghabisi Ponia dan putrinya, Selvia. 

Soal utang Ponia yang belum dibayar, Tika memanggil Jefri dan Riko dan menyusun rencana untuk menghabisi nyawanya.

"Saya sakit hati karena dia (Ponia) bilang ke teman-temannya saya yang ada utang sama dia. Padahal ada kwitansi (utang) di atas materai 6 ribu," klaim Tika.

Rencana pembunuhan pertama gagal lantaran Ponia tak kunjung keluar rumah dan enggan diajak jalan-jalan.

Barulah pada kesempatan kedua, Tika, Jefri dan Riko pada Senin (17/12/2018) berhasil mengajak Ponia ke luar rumah dengan maksud mengajaknya jalan-jalan.

Selvia yang masih mengenakan seragam putih biru pun mengikuti Ponia yang diajak jalan oleh Tika, bersama Jefri dan Riko mengendarai mobil sewaan.

Sampai akhirnya mobil berhenti di sebuah kebun kopi di kawasan Jalang Simpang Mbacang, Lahat.

Jenazah Selvia (13) anak dari Ponia yang merupakan korban pembunuhan oleh tiga calon TKI saat ditemukan di pinggiran Sungai Lematang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan pada (25/12/2018) lalu.
Jenazah Selvia (13) anak dari Ponia yang merupakan korban pembunuhan oleh tiga calon TKI saat ditemukan di pinggiran Sungai Lematang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan pada (25/12/2018) lalu. (Istimewa)

Adalah Riko orang yang pertama kali mengajak Ponia keluar mobil untuk menghabisi nyawanya.

"Pertama aku cekik mamanya, sudah itu dia pingsan. Kupukul pakai kayu lima kali di dada dan kepalanya. Dia sempat melawan," ungkap Riko.

Ponia sempat meminta ampun dan meminta Riko untuk berhenti memukulnya.

"Dek ampun, dek ampun," pinta Ponia ditirukan Riko.

Halaman
1234
Penulis: Y Gustaman
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved