Gubernur Anies Siapkan Ingub untuk Antisipasi Kekeringan di Jakarta

Anies Baswedan menjelaskan, ancaman kekeringan ini bukan hanya merupakan tantangan Pemprov DKI Jakarta, tapi juga seluruh masyarakat Indonesia.

Gubernur Anies Siapkan Ingub untuk Antisipasi Kekeringan di Jakarta
TRIBUN TIMUR/TRIBUN TIMUR/muhammad abdiwan
Sejumlah anak bermain di daerah persawahan yang mengalami kekeringan di kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin/24/9/2018. BMKG Sulawesi Selatan menduga musim kemarau panjang akan berlangsung hingga bulan Oktober di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana menyiapkan Instruksi Gubernur (Ingub) guna mengantisipasi kekeringan akibat kemarau panjang di wilayah ibu kota.

Hal ini disampaikan Gubernur Anies kepada awak media di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

"Ada langkah-langkahnya, tanggal 6 Agustus kemarin sudah ada rancangan (antisipasi kekeringan). Nanti akan muncul dalam bentuk Ingub," ucapnya, Kamis (22/8/2019).

Meski demikian, Anies enggan menjelaskan lebih detail perihal langkah-langkah yang akan diterapkan oleh pemerintah untuk mengantisipasi kekeringan di wilayah Jakarta.

"Nanti kalau Ingubnya selesai kami akan umumkan terkait dengan langkah-langkah yang akan dilakukan Pemprov untuk mengantisipasi kemarau panjang di wilayah Jakarta," ujarnya.

Anies Baswedan menjelaskan, ancaman kekeringan ini bukan hanya merupakan tantangan Pemprov DKI Jakarta, tapi juga seluruh masyarakat Indonesia.

Gubernur Anies Baswedan saat menandatangani MoU Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2019 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019).
Gubernur Anies Baswedan saat menandatangani MoU Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2019 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Dimana, masyarakat kini harus lebih bijak dan hemat dalam pemanfaatan air bersih.

"Ini tantangan climate change, jadi kita mengalami ini semua. Tidak hanya Jakarta, saya rasa siapapun sudah harus lebih hemat dalam penggunaan air," kata Anies.

Tak hanya itu, Anies pun meminta seluruh pihak untuk menggunakan saluran-saluran sebaik mungkin agar air bisa diolah dan dipakai kembali.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved