Cerita Anung Penerus Ayahnya Dagang Roti Lauw: Roti Tempo Dulu Kala di Cikini

Roti yang biasa ia jual di antaranya Roti isi susu, coklat, coklat keju, abon, roti tawar, gambang, pisang dan lain-lain.

Cerita Anung Penerus Ayahnya Dagang Roti Lauw: Roti Tempo Dulu Kala di Cikini
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Sosok Anung (29) dagang Roti Lauw teruskan jejak bapaknya pada Jumat (23/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Di kawasan Cikini dan sekitarnya, pedagang Roti Lauw masih tetap eksis berjualan.

Keberadaan mereka belum meredup ditelan zaman.

Roti yang terkenal dengan tekstur keras dan padat itu, masih bisa ditemui di kawasan tersebut.

Roti Lauw yang terkenal sejak era 1940-an itu tak jarang masih digandrungi oleh banyak orang.

Pembelinya pun terus meregenerasi dari kakek-nenek hingga muda-mudi.

Terlihat, Muhammad Nur atau akrab disapa Anung (29), seorang pedagang Roti Lauw, tampak melayani beberapa pelanggan yang menepi sejenak.

Ia berjualan Roti Lauw dari gerobak sepeda di pinggir Jalan Cut Mutia, Menteng, Jakarta Pusat.

Tampak ia melayani berbagai pelanggan yang menepikan motor hingga mobil.

Roti yang biasa ia jual di antaranya Roti isi susu, coklat, coklat keju, abon, roti tawar, gambang, pisang dan lain-lain.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved