Jadi Wakil Rakyat di DPRD DKI, Tina Toon Janji Suarakan Konstituen Pemilihnya 100 Hari Pertama

Tina mengatakan, dirinya mendapat banyak masukan dan keluhan dari masyarakat saat ia blusukan semasa kampanye dulu.

Jadi Wakil Rakyat di DPRD DKI, Tina Toon Janji Suarakan Konstituen Pemilihnya 100 Hari Pertama
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Tina Toon, anggota DPRD DKI terpilih periode 2019-2024 saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (23/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Tinggal menunggu hari bagi Agustina Hermanto atau akrab disapa Tina Toon menjadi anggota DPRD DKI Jakarta.

Mantan artis cilik yang tenar lewat lagu Bolo-Bolo ini akan dilantik bersama 105 anggota DPRD periode 2019-2024 lainnya pada 26 Agustus 2019 mendatang.

Ia pun mengaku senang atas tantangan baru yang akan dihadapinya selama lima tahun ke depan.

Mengawali karier sebagai anggota dewan, ia pun berjanji akan memperjuangan aspirasi masyarakat yang telah memilihnya.

Tina mengatakan, dirinya mendapat banyak masukan dan keluhan dari masyarakat saat ia blusukan semasa kampanye dulu.

"Untuk kebijakan 100 hari dalam jangka dekat, aku lebih fokus ke semua konstituen yang kemarin blusukan banyak yang nitip," ucapnya, Jumat (23/8/2019).

Wanita kelahiran 20 Agustus 1993 ini mengaku, banyak konstituennya di Dapil 5 Jakarta Utara yang menginginkan pemerataan fasilitas pendidikan, kesehatan, serta pendistribusian Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS).

"Kalau di Kelapa Gading lebih ke infrastruktur, ada ketakutan soal banjir juga," ujarnya di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Demi memperjuangkan keluhan dan masukan yang ia terima dari masyarakat, Tina Toon pun mengaku sangat berharap bisa masuk dalam struktur Komisi E DPRD DKI Jakarta.

Komisi E sendiri mengurusi bidang sosial, pendidikan, kesehatan, olahraga dan pemuda, pemberdayaan masyarakat dan perempuan, perlindungan anak, keluarga berencana, perpustakaan dan arsip daerah, RSUD dan RSKD, serta mental dan spiritual.

"Pengennya sih aku di Komisi E karena di situ ada pendidikan, kesehatan, dan berkaitan juga dengan kesejahteraan masyarakat," kata dia.

Meski baru pertama kali terjun di dunia politik, namun politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini mengaku tidak minder dengan para seniornya.

"Di sini bukan muda atau tua. Tapi bagaimana kita semangat untuk berjuang, gimana kita semangat untuk betul-betul dekat dengan masyarakat," ucapnya.

"Aspirasi mereka kita bawa dan kita perjuangkan," tambahnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved