Kasus Bayi Laki-laki Meninggal Usai Dititipkan Pasutri Misterius di RSUD Depok Temui Titik Terang

hasil pemeriksaan sementara motif yang melatarbelakangi keduanya meninggalkan bayinya adalah permasalahan ekonomi

Kasus Bayi Laki-laki Meninggal Usai Dititipkan Pasutri Misterius di RSUD Depok Temui Titik Terang
istimewa/RSUD Kota Depok
Layar tangkap rekaman cctv pria dan wanita yang membawa bayi hingga meninggal di RSUD Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Kasus bayi laki-laki yang dibawa oleh pria dan wanita misterius yang akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, akhirnya mulai menemui titik terang.

Polisi, telah berhasil menemui pria dan wanita si pembawa bayi malang tersebut, dan keduanya pun mengaku sebagai pasangan suami istri.

Tak hanya mengakui sebagai pasangan suami istri, keduanya pun mengakui bahwa bayi tersebut adalah anaknya sendiri.

Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah mengatakan, hasil pemeriksaan sementara motif yang melatarbelakangi keduanya meninggalkan bayinya adalah permasalahan ekonomi.

"Sementara saat ditanya orang tuanya karena alasan ekonomi tidak punya biaya, dititipkan di RSUD dan mendapat perawatan, kemudian mereka pergi karena mereka tidak punya biaya. Bahkan ke RSUD juga mereka berjalan kaki ya," kata Azis di Mapolresta Depok, Pancoran Mas, Jumat (23/8/2019).

100 Koleksi Tenun Ikat dari Berbagai Negara Dipamerkan di Museum Tekstil

Dua Orang Remaja Tenggelam di Danau Cibereum Bekasi

Azis juga menuturkan, kondisi bayi tersebut memang sudah kritis ketika dibawa ke RSUD.

Kondisi tersebut, disebabkan karena bayi tersebut lahir prematur diusia kandungan yang baru lima bulan.

"Yang jadi permasalahan itu mereka tidak ikut merawat, ditinggal pulang. Memang kondisi bayinya juga prematur, lahir diumur lima bulan, jadi sulit untuk bertahan hiduo tanpa perawatan khusus," katanya.

Terakhir, Azis mengatakan pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan juga melakukan pemeriksaan lebih dalam pada pria dan wanita yang mengaku sebagai orang tua si bayi malang tersebut.

"Kami terus lakukan penyelidikan ya, dari keterangan pemeriksaan yang bersangkutan mengakui bahwa memang keduanya ini orang tuanya, namun kami tetap harus kroscek dengan saksi-saksi yang lain," pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved